Di Ruang Sunyi, Suara-Suara yang Hilang Kembali Terdengar

Melihat Layanan Hearing Center yang Baru Dibuka di RSUD Jayapura

RSUD Jayapura menjadi salah satu rumah sakit di Papua yang memiliki layanan Hearing Center. Ini setelah Gubernur Papua, Matius D Fakhiri dan Kogabwilhan III meresmikan Pelayanan Hearing Center, di RSUD Jayapura, Kamis (8/1). Lalu, seperti apa sekarang ?

Laporan: Elfira_Jayapura

Hening, hanya suara pendingin udara yang terdengar samar di sebuah ruangan berukuran sekitar 3×4 meter di Hearing Center Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, Jumat (23/1).

Ruangan itu kedap suara, tertutup rapat dari hiruk-pikuk rumah sakit. Di dalamnya, sejumlah peralatan pemeriksaan pendengaran tertata rapi, termasuk satu tempat tidur pasien menjadi saksi kembalinya suara bagi banyak orang dari berbagai penjuru Papua.

Baca Juga :  Latih Pendamping Sekolah Penggerak, Dinas Pendidikan Lakukan Kolaborasi

Pagi itu, belum ada pasien yang menjalani pemeriksaan. Namun Kepala Staf Medis Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher (THT-KL) RSUD Jayapura, dr. Rosmini, SpTHT-KL, telah bersiap di dalam ruangan dengan jas putih yang dikenakannya. Sejak Hearing Center ini diresmikan, ruang sunyi ini tak pernah benar-benar sepi.

ā€œPasien datang dari berbagai daerah di Papua. Bukan hanya dari Jayapura, tapi juga dari Merauke, Serui, Tolikara, Pegunungan Bintang, sampai Puncak Jaya,ā€ ujar dr. Rosmini.

Sejak diluncurkan, puluhan pasien telah menjalani pemeriksaan pendengaran di fasilitas ini. Setiap pemeriksaan membutuhkan waktu dan ketelitian. Dalam satu kali tes, pasien harus melewati beberapa tahapan pemeriksaan dengan durasi sekitar 20 menit.

Baca Juga :  Ingin Buat Nduga Jadi Sesuatu yang Tak Terduga di Indonesia

Melihat Layanan Hearing Center yang Baru Dibuka di RSUD Jayapura

RSUD Jayapura menjadi salah satu rumah sakit di Papua yang memiliki layanan Hearing Center. Ini setelah Gubernur Papua, Matius D Fakhiri dan Kogabwilhan III meresmikan Pelayanan Hearing Center, di RSUD Jayapura, Kamis (8/1). Lalu, seperti apa sekarang ?

Laporan: Elfira_Jayapura

Hening, hanya suara pendingin udara yang terdengar samar di sebuah ruangan berukuran sekitar 3×4 meter di Hearing Center Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, Jumat (23/1).

Ruangan itu kedap suara, tertutup rapat dari hiruk-pikuk rumah sakit. Di dalamnya, sejumlah peralatan pemeriksaan pendengaran tertata rapi, termasuk satu tempat tidur pasien menjadi saksi kembalinya suara bagi banyak orang dari berbagai penjuru Papua.

Baca Juga :  Setelah Diresmikan Langsung Ditinggalkan, Kini Sepi

Pagi itu, belum ada pasien yang menjalani pemeriksaan. Namun Kepala Staf Medis Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher (THT-KL) RSUD Jayapura, dr. Rosmini, SpTHT-KL, telah bersiap di dalam ruangan dengan jas putih yang dikenakannya. Sejak Hearing Center ini diresmikan, ruang sunyi ini tak pernah benar-benar sepi.

ā€œPasien datang dari berbagai daerah di Papua. Bukan hanya dari Jayapura, tapi juga dari Merauke, Serui, Tolikara, Pegunungan Bintang, sampai Puncak Jaya,ā€ ujar dr. Rosmini.

Sejak diluncurkan, puluhan pasien telah menjalani pemeriksaan pendengaran di fasilitas ini. Setiap pemeriksaan membutuhkan waktu dan ketelitian. Dalam satu kali tes, pasien harus melewati beberapa tahapan pemeriksaan dengan durasi sekitar 20 menit.

Baca Juga :  Korbankan Penghasilan Sehari Demi Dapatkan Solar Subsidi

Berita Terbaru

Artikel Lainnya