Wednesday, April 8, 2026
26.3 C
Jayapura

Rp 36 Milar Dana Otsus Dinas PU Untuk Bangun Infrastruktur ini

JAYAPURA-Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Jayapura mendapatkan alokasi dana otonomi khusus senilai Rp 36 miliar. Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Nofdy J. Rampi, dari anggaran tersebut pihaknya telah membangun sejumlah infrastruktur bagi masyarakat orang asli Papua di beberapa wilayah di Kota Jayapura.

   Mulai dari program rumah layak huni, peningkatan jalan, pelayanan air minum dalam bentuk sumur dalam, dan drainase.  “Jadi tahun ini kami mendapatkan alokasi Rp 36 Miliar untuk program pembangunan  rumah layak huni, peningkatan jalan, pelayanan air minum dalam bentuk sumur dalam, dan drainase,” kata Nofdy J. Rampi, Senin (19/8).

Baca Juga :  Berdayakan Ekonomi Masyarakat, DKLH Serahkan  Bantuan

   Dia menjelaskan, untuk pekerjaan jalan dalam bentuk jalan jerambah dibangun di Imbi, kemudian untuk program air minum juga ada di Imbi dan Bhayangkara serta Buper.

Selanjutnya dari anggaran itu juga pihaknya memprogramkan pembangunan rumah permanen bagi sejumlah masyarakat asli orang Papua. “Rumah layak huni tersebar di Kelurahan dan Kampung,” katanya.

   Kemudian untuk program pembangunan drainase dibangun di Tanjung Ria, Imbi. Selain itu melalui anggaran yang ada juga pihaknya menjalankan program pelatihan bagi para tukang bangunan supaya bisa tersertifikasi.

   “Jadi para tukang orang asli Papua itu skemanya sekarang harus bersertifikat sebagai syarat untuk beberapa perusahaan untuk menggunakan dokumen pelelangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Warning Pengguna Knalpot Racing   

JAYAPURA-Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Jayapura mendapatkan alokasi dana otonomi khusus senilai Rp 36 miliar. Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Nofdy J. Rampi, dari anggaran tersebut pihaknya telah membangun sejumlah infrastruktur bagi masyarakat orang asli Papua di beberapa wilayah di Kota Jayapura.

   Mulai dari program rumah layak huni, peningkatan jalan, pelayanan air minum dalam bentuk sumur dalam, dan drainase.  “Jadi tahun ini kami mendapatkan alokasi Rp 36 Miliar untuk program pembangunan  rumah layak huni, peningkatan jalan, pelayanan air minum dalam bentuk sumur dalam, dan drainase,” kata Nofdy J. Rampi, Senin (19/8).

Baca Juga :  Frans Pekey: Jangan Janji Pendidikan Gratis, Itu Tidak Mungkin!

   Dia menjelaskan, untuk pekerjaan jalan dalam bentuk jalan jerambah dibangun di Imbi, kemudian untuk program air minum juga ada di Imbi dan Bhayangkara serta Buper.

Selanjutnya dari anggaran itu juga pihaknya memprogramkan pembangunan rumah permanen bagi sejumlah masyarakat asli orang Papua. “Rumah layak huni tersebar di Kelurahan dan Kampung,” katanya.

   Kemudian untuk program pembangunan drainase dibangun di Tanjung Ria, Imbi. Selain itu melalui anggaran yang ada juga pihaknya menjalankan program pelatihan bagi para tukang bangunan supaya bisa tersertifikasi.

   “Jadi para tukang orang asli Papua itu skemanya sekarang harus bersertifikat sebagai syarat untuk beberapa perusahaan untuk menggunakan dokumen pelelangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Retribusi Pariwisata Diakui Belum Maksimal

Berita Terbaru

Artikel Lainnya