Dijemput Kembali, WNA Italia Ternyata Berkewarganegaraan Ganda 

MERAUKE– Warga negara asing yang kabur ke Jakarta dan diamankan oleh pihak Imigrasi Bandara Internasional Soekarna-Hatta  telah dipulangkan ke Merauke. Saat ini, pihak Kantor Imigrasi Merauke telah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

   Kepala Seksi Intel Kantor Imigrasi Merauke Aditya Mardya Bhakti  ketika ditemui di Kantor Imigrasi Merauke mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap orang asing tersebut,  yang bersangkutan telah memiliki  kewarganegaraan ganda.  Kewarganegaraan pertama adalah Turki. Sedangkan kewarganegaraan kedua adalah Italia.

   “Untuk kewarganegaraan Turki, sudah ada konfirmasi dan pengakuan dari Kedutaan Besar Turki yang ada di Jakarta kalau yang bersangkutan warga negara Turki. Sementara untuk Italia, kami masih menunggu keabsahan dari Kedutaan  Italia. Kami sementara mengirim surat terkait permohonan keabsahan kewarganegaraan Italia,” kata  Aditya Mardya Bhakti, Selasa (6/8).

Baca Juga :  Kebutuhan Rumah Tinggi, Tapi Banyak Warga Terkendala Administrasi

     Berdasarkan foto copy dari paspor kewarganegaraan Italia yang diperlihatkan kepada petugas Polsek Naukenjerai saat mendarat di  Kampung Onggaya, Distrik Naukenjerai Merauke, yang bersangkutan bernama Gianluca Massimo. Namun berdasarkan nama yang diberikan secara langsung oleh yang bersangkutan  kepada sejumlah media yang menemuinya  di Kantor Imigrasi Merauke, yang bersangutan bernama Sukru Bozaslan.

   Dalam perbincangan itu,  Sukru Bozaslan  menyampaikan keberatannya terkait dengan dirinya diamankan setelah terbang ke Jakarta. Pasalnya, Sukru Bozaslan yang mengaku telah dirampok di sekitar perairan PNG itu mengaku  telah melaporkan kepada Kepolisian di Polsek Naukenjerai dengan harapan  dirinya dibantu.  Namun hal itu tidak terjadi.  Karena menurutnya, yang ia pahami Kantor Imigrasi itu hanya ada di Jakarta.   

Baca Juga :  Pengangkatan Penjabat Gubernur Tiga DOB Perlu Kekhususan

MERAUKE– Warga negara asing yang kabur ke Jakarta dan diamankan oleh pihak Imigrasi Bandara Internasional Soekarna-Hatta  telah dipulangkan ke Merauke. Saat ini, pihak Kantor Imigrasi Merauke telah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

   Kepala Seksi Intel Kantor Imigrasi Merauke Aditya Mardya Bhakti  ketika ditemui di Kantor Imigrasi Merauke mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap orang asing tersebut,  yang bersangkutan telah memiliki  kewarganegaraan ganda.  Kewarganegaraan pertama adalah Turki. Sedangkan kewarganegaraan kedua adalah Italia.

   “Untuk kewarganegaraan Turki, sudah ada konfirmasi dan pengakuan dari Kedutaan Besar Turki yang ada di Jakarta kalau yang bersangkutan warga negara Turki. Sementara untuk Italia, kami masih menunggu keabsahan dari Kedutaan  Italia. Kami sementara mengirim surat terkait permohonan keabsahan kewarganegaraan Italia,” kata  Aditya Mardya Bhakti, Selasa (6/8).

Baca Juga :  Polres Yapen Berhasil Amankan 2,6 Kg Ganja Dari Dua Kasus Berbeda

     Berdasarkan foto copy dari paspor kewarganegaraan Italia yang diperlihatkan kepada petugas Polsek Naukenjerai saat mendarat di  Kampung Onggaya, Distrik Naukenjerai Merauke, yang bersangkutan bernama Gianluca Massimo. Namun berdasarkan nama yang diberikan secara langsung oleh yang bersangkutan  kepada sejumlah media yang menemuinya  di Kantor Imigrasi Merauke, yang bersangutan bernama Sukru Bozaslan.

   Dalam perbincangan itu,  Sukru Bozaslan  menyampaikan keberatannya terkait dengan dirinya diamankan setelah terbang ke Jakarta. Pasalnya, Sukru Bozaslan yang mengaku telah dirampok di sekitar perairan PNG itu mengaku  telah melaporkan kepada Kepolisian di Polsek Naukenjerai dengan harapan  dirinya dibantu.  Namun hal itu tidak terjadi.  Karena menurutnya, yang ia pahami Kantor Imigrasi itu hanya ada di Jakarta.   

Baca Juga :  Kepiting Merauke Miliki Daya Tahan dan  Dagingnya Gurih

Berita Terbaru

Artikel Lainnya