Warga juga beramai -ramai memposting cara pembelian BBM yang berlebihan ini ke grup -gup whatsapp di Jayawijaya dan meminta kepada anggota DPRD dan pemerintah daerah segera mengambil langkah -langkah untuk menertibkan pembelian BBM secara berlebihan ini.
“Untuk mengisi lahan seluas ini, kita membutuhkan 100.000 bibit kopi, sementara persediaan bibit yang ada di petani lokal di Kampung Yagara, Distrik Welesi baru 20.000 bibit kopi, kita masih butuh 80.000 bibit lagi,”ungkapnya Jumat, (8/4), kemarin.
“Selain Distrik Pisugi, ada beberapa distrik lagi yang belum memiliki Puskesmas dan persyaratannya semua sama, harus melakukan pelepasan tanah adat untuk pembangunan Puskesmas di sana,"ujarnya.
“Mungkin bupati sudah melihat sendiri kondisi jalan dan jembatan yang ada di Distrik Siepkosy ini, kami sulit lalui jalan tersebut, setiap membawa hasil kebun harus dipikul dan berjalan kaki sampai di jalan besar Distrik Pisugi ,”ungkapnya, Kamis (7/4), kemarin.
Warga tak mau membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi karena yang ditakutkan adalah vaksinasi Covid -19 sehingga petugas memilih untuk melakukan pelayanan kesehatan di Pustu yang di wilayah itu.
Robert Hubi selaku koordinator aksi menyatakan, warga setempat bertujuan agar pembangunan jalan yang ada di lingungan mereka dihentikan oleh pemerintah, sebab pembangunan jalan ini tidak dikoordinasi dengan pemilik hak ulayat yang ada.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, apabila petani kopi ini kesulitan mencari pasaran, maka lebih baik dijual di Papua saja, sebab ada pengusaha kopi di Jayapura yang sering membeli kopi di sini, dan mereka beli dengan harga Rp 120 ribu per Kg.
“Untuk stok Bapok, pedagang pemasok di Wamena memberikan jaminan tetap terpenuhi sampai perayaan Idul Fitri nanti, mungkin kendalanya hanya minyak goreng,” ungkapnya, Selasa (5/4), kemarin.
Kepala Kemenag Jayawijaya melalui Kabid Binmas Islam, Eko Haryanto menyatakan, patut disyukuri karena dengan rahmat dan nikmatnya, semua umat muslim di Jayawijaya dapat dipertemukan dengan bulan suci Ramadan, melalui Nabi Muhamad SAW dapat mengenal ajaran Islam dengan sempurna dan sebenarnya.
Kasatgas Pangan Polres Jayawijaya AKP. Mattinetta, S.Sos, MM menyatakan, terkait dengan pengawasan pangan di pasaran Wamena, ada bagian -bagian khusus yang diawasi, seperti minyak goreng, ini memang dalam pengawasan, baik pendistribusiannya, ketersediaannya, dan kestabilan harganya kepada masyarakat.