Dalam kunjungan kerjanya tersebut, bupati berdiskusi langsung dengan para mahasiswa tentang kondisi asrama dan berbagai permasalahan lainnya yang dihadapi para mahasiswa/I selama berada di kota studi Yogyakarta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor, SPd, MM menyatakan, pelaksanaan FBLB belum bisa digelar tahun ini, apabila pandemi Covid-19 sudah meredah, maka tahun depan baru bisa diselenggarakan.
"Persoalan pemerintahan semua mengalami. Puncak Jaya pasti semua kenal sebagai zona merah. Namun dalam kepemimpinan saya tahun 2017 insiden kekerasan dan kriminal bersenjata menurun drastis termasuk pencapaian dalam bidang lain. Kuncinya adalah mendengarkan aspirasi, keluhan dan keinginan masyarakat dan dituangkan dalam rumusan kebijakan nyata serta terbuka dengan tetap berkoordinasi dengan berbagai pihak," tuturnya.
Sekretaris Jendral PMKRI Cabang Jayawijaya, Fransiskus Sorabut menyatakan, pihaknya melakukan aksi untuk menunjukkan bahwa seluruh masyarakat Lapago sudah menolak DOB, namun dari Tokoh LMA Provinsi Papua dalam hal ini Lenis Kogoya ingin mendeklarasikan DOB, oleh karena itu, pihaknya dari PMKRI bersama 9 kampus yang ada di Jayawijaya menyatakan menolak deklarasi tersebut .
“Kemarin di Jakarta, Pemkab Nduga sudah menyampaikan usulan final batas wilayah dengan Jayawijaya dan menyangkut Distrik Trikora, kami dari Jayawijaya juga sudah sampaikan batas wilayah kami, sehingga kami tidak lepas Trikora ke Nduga,”tegasnya Rabu, (25/5) kemarin.
Sekda Kabupaten Jayawijaya, Thony M Mayor SPd, MM menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijya mengharapkan FLS2N tingkat Kabupen Jayawijaya ini bisa berjalan baik, tak hanya sampai di sini saja, tetapi harus berkelanjutan.
Mantan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom, SE, MSi berpesan jika segala sesuatu ada masanya, dan pada akhirnya ia dapat menuntaskan tugasnya sebagai Bupati Lanny Jaya selama 10 tahun. Ada banyak hal yang sudah dilakukan, namun ada juga yang belum dilakukan hingga akhir masa jabatannya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya, Nickolas Itlay menyebutkan, tahun ini ada satu program yang terkait dengan kebakaran rumah, honai, banjir, usaha kecil, ekonomi kerakyatan yang akan dijawab berdasarkan proposal yang masuk. Proposal ini memang sudah dari Tahun 2016, namun belum pernah diselesaikan.
Salah seorang guru Indonesia Cerdas yang ditempatkan pemerintah di Kabupaten Jayawijaya, Adrian menyatakan, rata-rata pemukiman warga berada di lereng gunung yang cukup jauh sehingga sulit dilalui kendaraan, ini berdampak terhadap anak -anak mereka ke sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh Safei AB, SE., yang dikonfirmasi membenarkan adanya bentrok dua kelompok warga yang mengakibatkan 14 orang luka akibat terkena panah dan lemparan batu.