Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Mattinetta, S.Sos, MM ketika dikonfirmasi Selasa (24/1) kemarin membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tinggal kerangka dalam sebuah rumah. Pihaknya telah melakukan evakuasi mayat tersebut ke RSUD Wamena.
“Jayawijaya urutan ke III, artinya ini yang sudah diketahui atau tercatat dan kini dalam penanganan medis, sementara yang belum tercatat juga pasti masih ada,"ungkapnya, kepada Cenderawasih Pos, Senin (23/1), kemarin.
"Mungkin karena mengalami goncangan angin atau turbulance sehingga pesawat berhasil mendarat namun dengan hard landing pendaratan dengan keras. Sehingga menyebabkan tidak bisa dikontrol dengan baik, sehingga tergelincir ke arah kanan Runaway Beoga," kata Wagus Hidayat.
Plt Kepala Dinas DPMK Kabupaten Jayawijaya, Lepinus Gombo, Spd, Msi menyatakan, pihaknya telah meminta kepada 328 kampung untuk masukkan laporan pertanggungjawaban dan realisasi penggunaan dana desa secara kolektif, Tahun 2022, sebab laporan itu harus secara utuh dalam 1 tahun anggaran.
Keinginan warga Distrik Walesi menyerahkan tanah seluas 72 hektar kepada Pemprov Papua Pegunungan, tidak direspon oleh warga Distrik Wouma. Mereka selanjutnya melakukan aksi pemalangan jalan yang menghubungkan Distrik Wamena Kota dengan distrik lainnya di arah Selatan Jayawijaya serta Distrik Kurima Kabupaten Yahukimo.
‘’Saya sering katakan baik di Jayapura, kemarin di Nabire dan Wamena. Kita sebagai anak bangsa harus menghargai proses hukum itu ada mekanismenya dan ini sudah dilakukan. KPK, Kejaksaan dan Polri adalah penegak hukum. Termasuk pengadilan.Â
Jaringan internet dari Telkomsel yang sampai saat ini belum memadai di Kabupaten Jayawijaya, masih dalam kewenangan Telkomsel, tidak hubungannya dengan Dinas Kominfo Kabupaten Jayawjaya.
Untuk mengantisipasi perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, personel gabungan TNI dari Kodim 1701/Jayapura dan Polresta Kota Jayapura melaksanakan patroli gabungan.
Penawaran warga Distrik Welesi untuk menyerahkan tanah seluas 72 Hektar kepada Pemprov Papua Pegunungan direspon oleh warga dari Distrik Wouma sehingga melakukan aksi pemalangan yang memutuskan jalan yang menghubungkan Distrik Wamena Kota dengan Distrik yang lainnya di arah selatan Jayawijaya serta Distrik Kurima kabupaten Yahukimo.
Rencana aksi penggalangan dana untuk mengembalikan kerugian negara dari kasus Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE), di Kota Wamena, yang akan dilakukan di Bandara Wamena yang lama, ternyata tidak dilakukan.