Kodim 1702/ Jayawijaya menyesalkan adanya penyerangan yang dilakukan sekelompok masyarakat dari Kampung Waga –waga ke Koramil Kurulu yang mengakibatkan kerugian material, namun dari aksi penyerangan itu dinilai telah ditunggangi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
Pangdam Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa meminta dengan tegas kepada Kelompok Kriminal Bersenjata yang masih mengangkat senjata karena perbedaan idiologi menerutnya segera menyerahkan senjatanya dan kembali kepangkuan NKRI. Karena Papua dalam bingkai NKRI sudah final.
Terdapat dua video yang beredar terkait penyerangan tersebut, dalam salah satu video tampak banyak orang mencoba menerobos pagar Polres Jeneponto. Terdengar pula teriakan-teriakan untuk membakar. Terlihat beberapa orang melakukan pelemparan batu. Terdapat api yang diduga berasal dari Bom Molotov.
Aparat kata dia, tidak mungkin melakukan pengeboman karena keselamatan Pilot Susi Air Capt Philips Marks Mehrtens dan masyarakat adalah yang utama. Sehingga dalam proses pembebasan pilot yang disandera dilakukan secara profesional dan terukur.
Pratu F merupakan korban kelima yang gugur akibat serangan KKB di Mugi-Mam, Nduga, Sabtu (15/4) lalu. Jasad Pratu F ditemukan oleh tim gabungan TNI-Polri yang sejak peristiwa penembakan itu terus mencari dan menelusuri tempat kejadian penembakan.
Namun dari hasil evakuasi yang dilakukan menggunakan empat heli ini ternyata menemukan 4 korban anggota TNI yang gugur . Empat prajurit tersebut adalah Pratu Miftahul Arifin (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad), Pratu Ibrahim (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad), Pratu Kurniawan (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad) dan Prada Sukra (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad).
"Meminta Panglima TNI dan seluruh jajarannya agar bersikap tegas dan tidak ragu-ragu dalam mengambil tindakan kepada KKB yang telah melakukan berbagai tindak anarkis yang mengancam dan mengakibatkan korban jiwa di kalangan masyarakat dan aparat yang bertugas di Papua," kata Bambang dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, (18/4) kemarin.
Begitupun dengan alutsista. Helikopter atau pesawat TNI AU yang dua hari terakhir wara wiri di langit Timika dijelaskan Panglima, dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan distribusi logistik.
Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono yang datang langsung ke Timika mengungkapkan dari 36 pasukan yang dihadang dan terjadi kontak tembak dengan KKB, ada satu yang meninggal dunia yaitu Pratu Miftahul Arifin.
Proses evakuasi berlangsung hingga Selasa (18/4/2023) dini hari. Namun Pesawat Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar itu sudah berada di hanggar Bandara Mozes Kilangin pada pagi hari sehingga penerbangan dari dan ke Timika bisa berjalan sesuai jadwal.