Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura, Yopi Hanuebi mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan membuat berbagai program peningkatan kompetensi pendidik. diantaranya program magang bagi guru SMK, pemberian bantuan operasinal bagi pengawas pendidikan dari jenjang TK s/d SMA/SMK dan pemberian transport bagi MKKS SMP dan MGMP SMP.
Dalam pesannya Asisten III Setda Kabupaten Jayapura John Wiclif Tegai saat ibadah syukur peresmian 4 gedung tersebut mengharapkan semangat belajar peserta didik bisa meningkat lagi, dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana.
"Soal pemindahan SMPN 1 Sentani ke toladan, kita selesaikan semua dulu karena SMPN 1 Sentani akreditasi A tentunya setelah semuanya disiapkan dengan baik kita lakukan pemindahan, karena kita pindahnya tidak mungkin setengah setengah,"ucapnya, Senin (6/11) kemarin.
"Pergantian penerapan IKM di semua satuan pendidikan, memang dari jenjang SD SMP SMA SMK, belum semua sekolah melaksanakan. Harapan kami di tahun ajaran baru 2024 itu semua sekolah sudah mengimplementasikan kurikulum merdeka di semua satuan pendidikan," kata Elen Montolalu, Jumat (3/11).
"Soal pembangunan gedung untuk SMPN 1 Sentani yang dipindahkan ke Toladan memang pembangunan sudah berjalan, tapi apakah nanti bisa langsung peserta didik belajar di sana atau tidak, nanti Pj Bupati Jayapura yang arahkan dan putuskan, karena saat ini baru dalam langkah pembangunan,"jelasnya.
Menurut Aaron, selain remaja putri, pihaknya juga melakukan upaya pencegahan stunting di Papua melalui ibu hamil dengan memberikan asupan gizi yang baik sehingga tidak ada ibu hamil yang kekurangan energi kronis.
Selain berkenalan dengan Kepala Sekolah SMP Yoanes Arts yang baru bernama sr. Laurensia, Bhabinkamtibmas Brika Apriyandi juga mendapat masukan dan harapan dari Kepala Sekolah. Dimana mereka meminta pihak Polres untuk melakukan patroli di lingkungan sekolah karena sekolah pernah terjadi pencurian dan sudah sering terjadi.
“Kami sekolah yayasan tidak punya biaya selain dana BOS. Jadi kalau dana BOS tidak disalurkan maka kami mau bayar guru-guru honorer kami pakai apa. Kasihan mereka sudah mengabdi trus tidak dibayar, kami berdosa,” ungkapnya saat ditemui Cenderawasih Pos Senin,(30/10).
Kepala SMA Negeri Karubaga, Tiep Yigibalom, S.Pd mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan bernuansa budaya dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-59 bertujuan untuk membangkitkan rasa cinta generasi muda Tolikara terhadap daerah dan negara.
Usai ditemukan meninggal dunia orang tua korban langsung menghubungi Kepolisian Resor Jayawijaya melakukan olah TKP terkait ditemukannya seorang anak berjenis kelamin perempuan yang masih berstatus pelajar.