Ojol Jadi Pelapor Terbesar Kejahatan Jalanan

JAKARTA- Komandan Korps Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat bersama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berdialog dengan 550 pengemudi ojek online (ojol) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Rabu sore (10/6). Dalam kesempatan tersebut, kedua perwira tinggi (pati) Polri itu menyampaikan peran penting ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan peristiwa di jalan raya dilaporkan kepada polisi oleh ojol. Karena itu, dia menilai sinergi antara Polri dengan ojol sangat penting. Salah satunya diwujudkan lewat distribusi bantuan sosial (bansos) jelang peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang.

Baca Juga :  Kecam Serangan KKB ke Kepala Komnas HAM, Komisi I Minta TNI-Polri Tindak Tegas

”Alhamdulillah hari ini bisa kami laksanakan di komunitas ojol. Alhamdulillah kalau tadi kami mendapat laporan yang hadir sekitar 550, dan nanti ke depan akan berlangsung lagi bakti sosial, bakti kesehatan. Tidak hanya menjelang 1 Juli saja, insya Allah akan bisa kami laksanakan sepanjang tahun,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Irjen Agus menyampaikan bahwa ojol merupakan sahabat Polri. Menurut dia, Korps Bhayangkara sudah menyiapkan diri untuk membentuk Ojol Nusantara. Langkah tersebut penting untuk mendukung beberapa hal pokok dalam memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas terus terjaga.

”Yang pertama adalah menjaga pemeliharaan kamtibmas, yang tadi disampaikan oleh pak dankor Brimob, memang betul informasi-informasi persoalan di jalan itu ojol cepat untuk menyampaikan informasi. Oleh sebab itu, kami membuat satu grup WA sehingga kami bisa segera mendapat informasi,” ucap dia.

Baca Juga :  Tepis Isu SARA, Polri Gandeng Ustaz Das'ad Latif untuk Pemilu Damai

JAKARTA- Komandan Korps Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat bersama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berdialog dengan 550 pengemudi ojek online (ojol) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Rabu sore (10/6). Dalam kesempatan tersebut, kedua perwira tinggi (pati) Polri itu menyampaikan peran penting ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan peristiwa di jalan raya dilaporkan kepada polisi oleh ojol. Karena itu, dia menilai sinergi antara Polri dengan ojol sangat penting. Salah satunya diwujudkan lewat distribusi bantuan sosial (bansos) jelang peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang.

Baca Juga :  Anak-anak GIDI Harus Bangkit Merendahkan diri Pada Kasih Mula-mula

”Alhamdulillah hari ini bisa kami laksanakan di komunitas ojol. Alhamdulillah kalau tadi kami mendapat laporan yang hadir sekitar 550, dan nanti ke depan akan berlangsung lagi bakti sosial, bakti kesehatan. Tidak hanya menjelang 1 Juli saja, insya Allah akan bisa kami laksanakan sepanjang tahun,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Irjen Agus menyampaikan bahwa ojol merupakan sahabat Polri. Menurut dia, Korps Bhayangkara sudah menyiapkan diri untuk membentuk Ojol Nusantara. Langkah tersebut penting untuk mendukung beberapa hal pokok dalam memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas terus terjaga.

”Yang pertama adalah menjaga pemeliharaan kamtibmas, yang tadi disampaikan oleh pak dankor Brimob, memang betul informasi-informasi persoalan di jalan itu ojol cepat untuk menyampaikan informasi. Oleh sebab itu, kami membuat satu grup WA sehingga kami bisa segera mendapat informasi,” ucap dia.

Baca Juga :  Beri Rasa Aman, TNI Polri Gelar Patroli Gabungan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya