Di sisi lain, Pemkab Jayapura diketahui tidak tinggal diam. Mereka masih berupaya keras mencari anggaran untuk membangun baru sekolah yang sudah berhasil mencetak cukup banyak pejabat tinggi di Tanah Papua itu.
Marga Ondi, pemilik ulayat di lokasi SMP Negeri 1 Sentani, meminta agar sekolah tersebut dikosongkan. Meskipun saat ini masih suasana libur, namun mereka meminta seluruh sarana belajar dan sarana penunjang milik para guru dan siswa di sekolah itu dikeluarkan.