Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi dan pertanggungjawaban TNI kepada masyarakat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kegiatan itu, aparat berhasil menemukan dan mengamankan satu pucuk senjata api panjang rakitan yang tergeletak di bagian belakang sebuah rumah kosong di sekitar lokasi. Senjata tersebut kemudian diamankan sebagai b
Kapolres Sarmi menekankan pentingnya kegiatan psikotes sebagai upaya untuk memastikan kondisi psikologis setiap anggota, khususnya mereka yang bertugas di lapangan dan memegang senjata api.
Kasus pertama terjadi pada Rabu, 3 September, di Kota Jayapura, ketika seorang oknum anggota Polisi Militer (POM) TNI diduga menembak seorang tukang parkir. Tidak berselang lama, kasus serupa kembali terjadi di Kabupaten
Adapun kronologis dari kasus tersebut hingga melakukan pengembangan terhadap tiga orang saksi oknum TNI itu dimana pertengahan 2024 saksi RBS dikenalkan kepada Teguh Wiyono oleh Amri, rekannya di klub menembak Perbakin Purwakarta. Mereka mulai berkomunikasi melalui WhatsApp untuk membahas pembelian senjata api.
Tahun 2023 menjadi tahun dengan temuan terbanyak, yaitu 32 senjata api dan 1.282 amunisi. "Dari semua yang kita amankan, tahun 2023 paling banyak. Ini kita dapatkan saat proses pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di beberapa daerah dan kelompok. Ketika itu kita lakukan penindakan, dan hasilnya cukup signifikan," ujar Faizal, Selasa (11/3).
Kajari menjelaskan, pemusnahan ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan barang bukti disamping dalam amar putusan dari setiap perkara tersebut dirampas untuk dilakukan pemusnahan. ‘’Sehingga hari ini, kita musnahkan secara bersama-sama,’’ jelasnya.
Dari rangkaian aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan selama ini menimbulkan banyak tanya. Ada yang menanyakan secara polos, darimana amunisi atau senjata yang digunakan oleh KKB selama ini?. Mengapa seperti tak habis-habis? apakah KKB juga memiliki pabrik untuk membuat peluru atau senjata?
Kasus ini sebelumnya terungkap setelah pelaku YE yang merupakan eks prajurit Kodam XVII Kasuari ditangkap di Kabupaten Keerom beberapa hari lalu. Usai diamankan, YE kemudian "bernyanyi" dan menyebut beberapa sosok lainnya yang membantu menyediakan senjata api plus amusini. Operasi yang berlangsung sejak 6 hingga 9 Maret 2025 ini berhasil menangkap dan menetapkan 7 orang sebagai tersangka.
Pelaku berinisial YE (28), mantan anggota TNI AD, diamankan saat hendak melintasi wilayah perbatasan Jayapura-Wamena menggunakan mobil di Kampung Ampas, Distrik Waris, Kabupaten Keerom
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin, menegaskan bahwa penyelundupan Senmu ini tidak ada kaitannya dengan politik, khususnya Pilkada Puncak Jaya. Pernyataan ini menanggapi isu yang beredar bahwa penyelundupan tersebut terkait dengan aksi saling serang antara pendukung pasangan calon Bupati di Puncak Jaya.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Adi Prabowo, membenarkan informasi tersebut. Kata Benny kedua senjata api ini berawal dari keberhasilan personel Operasi Damai Cartenz menangkap seorang pemuda bernama Okoni Siep di Elelim sekitar pukul 05.00 WIT.
Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto saat ditemui Rabu (4/12) membenarkan penangkapan tersebut. Kata Kompol Hermanto, berdasarkan hasil interogasi bahwa pada Selasa malam keempat tersangka pelaku mendatangi kediaman Kepala Kampung Nawaripi di Nawaripi, Distrik Wania untuk bertemu dengan yang bersangkutan.
Mengingat pentingnya penggunaan Senpi (Senjata Api)Â guna mendukung tugas dan fungsi kepolisian, maka Polres Jayawijaya melakukan pemeriksaan atau pendataan untuk aset senjata api baik yang masih disimpan dan yang dipinjampakaikan kepada anggota.
Penjualan senjata api (Senpi) yang dipasok kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) rupanya tidak hanya dilakukan di daerah seperti perbatasan RI – PNG, Timika maupun Nabire. Namun dari hasil deteksi ternyata lokasi penjualan juga dilakukan di wilayah Tabi tepatnya di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura.
Dalam arahannya Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK.menyatakan pada moment kemajuan teknologi dan kebutuhan organisasi yang selalu mempengaruhi aspek kebijakan institusi Polri saat ini, tentunya kedepan pimpinan polri menghadapi era perubahan strategis yang sangat penting melakukan rotasi jabatan dalam rangka pembiunaan karir di tubuh Polri.
Lalu jauh sebelum RM diamankan ML telah lebih dulu kabur sehingga dikeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi masih membangun koordinasi dengan pihak kepolisian di Papua Barat menyusul domisili ML diketahui dari Papua Barat.
RM dibekuk di kos kosannya di seputaran Pasar Hamadi Distrik Jayapura Selatan. Kapolresta Jayapura Kombes Pol Victor D Mackbon mengatakan, penangkapan ini berawal saat Polsek Jayapura Selatan mendapat laporan pada 24 Februari 2024 bahwa ada seorang warga PNG berinisial RM memiliki senjata api rakitan beserta amunisi.Â
Jukius Tabuni ditangkap pada Sabtu (2/3) di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Ka Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap 1 anggota KKB tersebut.
Kapen Kogabwilhan III Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jayapura, Senin (20/11), mengatakan dua pucuk senjata api laras panjang jenis M4 dan AR 15 telah disita pada Minggu (19/11) termasuk sebuah senapan angin, 'solar cell' dan logistik lainnya yang akan dikirimkan untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Nduga.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, petunjuk yang didapat penyidik berupa jejak kendaraan yang dipakai kabur oleh Dito. Kemudian ditemukan pula aliran dana.
"Semua terdaftar atas nama SYL, walaupun ada beberapa senjata tersebut merupakan hibah. Dan bukti hibahnya ada," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/10).
Kapolda Papua Barat, Inspektur Jenderal Polisi Daniel TM Silitonga menyatakan upaya penyitaan tersebut dilakukan karena pengungkapan jual beli senjata api rakitan oleh enam tersangka yang ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Manokwari, Minggu (22/10).
‘’Penyerahan senjata ini dilakukan di Pos KM 53 yang secara langsung dan sukarela oleh seorang warga kepada Danpos KM 53 Letda Inf. Adi Sucipto disaksikan oleh Dansatgas Pamtas Statis RI – PNG Yonif RK 111/KB, Dankipur C Lettu Inf. Puput Jayanto beserta seluruh anggota Pos KM 53,’’ kata Dansatgas Pamtas Statis RI – PNG Yonif RK 111/KB Letkol Inf. Agus Satrio Wibowo, SIP, Rabu (13/9).Â
Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus Widodo, SIP, M.Si, membenarkan adanya laporan yang diterima dari Dandim 1711/ BVD Letkol Czi Agustinus Ressa Sala’pa, ST, bahwa ada penyerahan 3 pucuk senjata jenis Engkel loop beserta 50 butir munisi dan 1 magazen dengan kondisi baik dan aktif oleh mantan anggota TPNPB Kodap V Papua Selatan berinisial LK kepada anggota dari Kodim 1711/BVD.
Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, menyampaikan bahwa penemuan senjata ini berawal dari data intelejen yang dikembangkan anggota Brimob dan berhasil ditemukan. Polisi tidak menyebut lokasinya tetapi hanya menjelaskan di wilayah hukum Polresta.
  Kejari Jayawijaya, Salman SH, MH menyatakan, 8 Senpi dan sejumlah amunisi yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil perkara sitaan gabungan dari beberapa Polres di Provinsi Papua Pegunungan selama 2022-2023.
  Kajari Merauke Radot Parulian, SH, MH melalui Kasi Intel Imran Isbach dan Kasi Pidum Chaterina S.B Dewi, SH, MH, mengungkapkan, penyerahan ketiga tersangka bersama barang bukti tersebut setelah berita acara pemeriksaan dinyatakan lengkap atau P.21. Â