Ketua Kerukunan Keluarga Pati (KKP) Kota Jayapura Muhammad Parso mengaku, main hakim sendiri memang tidak dibenarkan karena ditakutkan yang dihakimi adalah bukan pelaku sehingga ini bisa berbahaya untuk orang yang main hakim sendiri dan bisa diproses hukum.
“Posisi jembatan yang sudah sempit karena banyak kendaraan parkir eh sekarang dipakai untuk balapan dan angkat – angkat ban. Nanti kalau kecelakaan atau tabrakan siapa yang mau disalahkan,” jelas Nurul, salah satu warga saat melintas di jembatan akhir pekan kemarin.
Saat ini baru empat pelaku yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan yang dilakukan secara bersama – sama tersebut dan polisi meyakini masih ada pelaku lain yang belum tersentuh hukum. Kasus ini masih terus dikembangkan mengingat para pelaku dengan seenaknya main hakim sendiri.
‘’Saya ingatkan kepada seluruh anggota yang turun melakukan pengamanan aksi demo hari ini untuk tidak terpancing. Jangan terpancing. Kalau terpancing maka nanti kita yang rugi,’’ kata mantan Kapolres Nabire ini.
Karenanya ia mengapresiasi para pengguna medsos yang cerdas dan mau memilah mana yang bisa dishare maupun yang sifatnya provokatif. Deni juga memuji platform Lintas Kejadian Kota Jayapura (LKKJ) yang dianggap memberi banyak informasi berimbang dan menjadi media yang ikut melawan informasi hoax.
GK tertangkap di Wamena Desember lalu tepatnya di tugu salib Wamena, dan dijerat dengan pasal 111 Ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) undang –undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dari tangan tersangka GK, pihaknya telah menemukan narkotika jenis Ganja sebanyak 10,51 gram dan menahan yang bersangkutan dari tanggal 5 Desember 2023 lalu
Kapolres Jayawijaya Heri Wibowo, SIK menyatakan bahwa dirinya hadir untuk menjalin tali silaturahmi antara Polri khususnya Polres Jayawijaya dan TNI dalam membangun sinergitas untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Jayawijaya.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK, berpendapat bahwa penyelenggara Pemilu dan konstestan memiliki peranan penting dalam mensukseskan pemilu yang berjalan aman, daman dan kondusif. Penyelenggara pemilu dalam hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Frets Lamahan membenarkan adanya dua kecelakaan lalulintas yang terjadi di dua lokasi yang berbeda. "Kecelakaan pertama terjadi di dekat dealer Suzuki Entrop dimana mobil menabrak petugas kebersihan, yang kedua antara sepeda motor," ungkap Frets Lamahan.
‘’Di hari pertama setelah masuk ke Mako Mapolres Merauke, tentunya kami melakukan konsolidasi kedalam terlebih dahulu. Itu sudah kami lakukan kemarin dengan perwira dan anggota.” Ungkapnya,