Prakirawan BMKG V Jayapura, Silas Leonardus Weyai, menjelaskan bahwa berdasarkan prediksi Stasiun Meteorologi Maritim Dok II Jayapura, informasi cuaca dan tinggi gelombang di perairan utara Papua berlaku untuk tiga hari
Pencarian yang dimulai pukul 06.00 WIT tersebut sempat terhambat oleh cuaca buruk, sehingga kapal KN.SAR Merauke 223 hanya mampu mencapai 6,56 mill pada posisi 08⁰31'67“S - 140⁰24’47“ E. Kapal kemudian bertolak kembali k
Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di titik temuan dengan jarak sekira 115 kilometer dari dermaga Merauke kearah tenggara atau mendekati perbatasan RI - PNG. Jik
Kondisi laut yang tidak bersahabat ini membuat para nelayan memilih untuk mengamankan aset mereka daripada memaksakan diri turun ke laut. "Angin sangat kencang dan gelombang di tengah cukup tinggi, sangat berisiko untuk
Humas SAR Jayapura, Silvia Yoku, menyampaikan bahwa operasi pencarian resmi telah dihentikan. Ia menjelaskan, keputusan penutupan dilakukan setelah seluruh prosedur pencarian maksimal dilaksanakan sesuai standar operasi
Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan, di tengah kondisi cuaca ekstrem yang m
Dalam perjalanan, mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga perahu kehilangan kendali dan terbalik. Seluruh penumpang terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa derasnya arus Sungai Mamberamo. Dari enam pe
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan. Waspada potensi terjadinya peningkatan ketinggian gelombang akibat angin kencang maximum mencap
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah dihantam angin kencang dan gelombang tinggi sekitar pukul 05.45 WIT. Seluruh penumpang dinyatakan selamat setelah ti
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan timika, I Wayan Suyatna melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto, mengatakan bahwa peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat perahu tersebut dalam pelayar