Wakil Ketua II Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Biak Numfor, Papua Yunus Demas Rumsarwir membantah isu yang beredar di kalangan masyarakat dan menyebut Bupati Biak Numfor, Papua Heri Ario Nap, S.Si, M.Pd meminta kepala kampung se-Kabupateten Biak Numfor mengalokasikan anggaran senilai Rp 100 juta dari dana kampung dan menyetor kepada bupati untuk membiayai pelaksanaan Sail Teluk Cenderawasih ( STC ) pada bulan November 2023.
BIAK – Kepala Operasi Pelni Cabang Biak Numfor,Papua Christofel mengatakan arus masuk penumpang dari Jayapura ke Biak, Papua pada hari H Perayaan Idul Fitri 1.444 Hijriah Sabtu,22 April 2023 dengan menumpang KM. Ciremai mencapai 1.128 orang.
Dalam pandangan Dosen ini, bukan simpati dan empati yang didapat melainkan kecaman dan penolakan masyarakat internasional terhadap aksi penyanderaan kelompok Egianus Kogoya tersebut.
Salah satu tokoh gereja di tanah Papua Pendeta Dr Socratez Sofyan Yoman, MA, Senin (24/4) mengirim Surat Gembala berisikan Seruan Moral kepada Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk menarik pasukan TNI dari Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.
Salah satu Perwakilan Mahasiswa Nduga di kota study Wamena Enggipilik Kogoya yang tergabung dalam tim pencari kebenaran dalam jumpas pres menyebutkan jika pada 4 April 2023 sampaikan ada enam orang ditahan dan dibawa ke Timika.
Terkait beredarnya video keributan dan pengeroyokan yang dilakukan antar dua Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Joni Botak dan Lewis Kogoya akhirnya ditanggapi juru bicara TPN OPM, Sebby Sembom.
Adapun informasi yang didapat dari masyarakat setempat disebutkan bahwa keributan dua kelompok KKB ini berawal dari perbedaan pendapat antara kelompok Joni Botak dengan Lewis Kogoya.
Pratu F merupakan korban kelima yang gugur akibat serangan KKB di Mugi-Mam, Nduga, Sabtu (15/4) lalu. Jasad Pratu F ditemukan oleh tim gabungan TNI-Polri yang sejak peristiwa penembakan itu terus mencari dan menelusuri tempat kejadian penembakan.
346 Narapidana di Papua mendapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri, 1444 Hijriah. Dari 346 Narapidana yang menerima Remisi tersebut berasal dari sejumlah lembaga pemasyarakat yagn tersebar di Papua.
Aparat bersenjata lengkap berdiri mengitari titik titik yang digunakan. Delapan wilayah tersebut meliputi Mimika, Puncak, Puncak Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga, Dogiyai dan Intan Jaya.