Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota jayaupra juga tetap melakukan penanganan jika ada kasus, ada obat-obatan yang disiapkan, ada juga vaksinasi di setiap ada acara. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap hati-hati dan waspada terapkan Prokes, karena saat ini Covid-19 varian XBB sudah masuk Kota Jayapura.
“Vaksin tersebut nantinya akan didistribusikan ke 29 kabupaten/kota bagi mereka yang membutuhkan,”Kata dr Robby kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (25/11).
Kepala Dinas Provinsi Papua dr Robby Kayame mengharapkan masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di sekitar Stadon Lukas Enembe turut mengambil bagian untuk melakukan vaksinasi.
Kepala Balitbangkes Jayapura dr. Anthonius Oktavian mengatakan petugas litbangkes saat ini masih meneliti sample dari masyarakat yang terjangkit virus Covid-19.
"Selain karena masih masuk zona hijau, penegasan ini juga bertujuan agar jelang natal dan tahun baru (Nataru) produk/daging yang akan dikonsumsi oleh masyarakat hanya produk yang berkualitas," ujar Muhlis, Selasa (22/11).
Ia juga meminta semua pihak tetap dukung dan mensuport kabupaten/kota untuk pengendalian Covid-19. Baik di rumah sakit, fasilitas kesehatan maupun Puskesmas setempat.
Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum menyebut, dilakukannya vaksinasi dalam tiga kali seminggu untuk mengurangi kerumunan mencegah penularan Covid dan memberikan jeda waktu untuk Nakes istirahat dan melakukan pekerjaan kantor.
Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum menyebut, dilakukannya vaksinasi dalam tiga kali seminggu untuk mengurangi kerumunan mencegah penularan Covid dan memberikan jeda waktu untuk Nakes istirahat dan melakukan pekerjaan kantor.
Namun sayang untuk pelayanan vaksin saat ini, sudah tidak seperti dulu. Dimana dulu Dinkes banyak yang membuat kegiatan vaksinasi dan orang yang vaksin berkurang, tapi justru kini terbalik orang yang mau vaksinasi, tapi layanan vaksinasi sudah tidak seperti dulu lagi.