Dari 22 orang yang telah mendaftar di Silon KPU Provinsi Papua Selatan sebagai bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) Republik Indonesia, sampai penutupan penyerahan dokumen syarat dukungan perseorangan tersebut, hanya 17 orang yang diterima dan memenuhi syarat baik dukungan baik persebarannya.
Kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua, Endang Lantang Hardiman, menegaskan, dari hasil pemeriksaan  2 Narapidana (Napi) Lapas Merauke yang berhasil kabur yakni Marselus Kamkupimu alias Celo dan Herman Kope Takjemu, diketahui, keduanya melarikan diri melalui tembok belakang karena tembok belakang ini tidak terlalu tinggi.
Dengan memanfaatkan media sosial, khususnya facabook, orang yang tak bertanggung jawab tersebut mencatut nama Pj Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, M.Si menghubungi sejumlah orang dengan menjanjikan pekerjaan atau jabatan dengan membayar sejumlah uang.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP Ahmad Nurung, SH kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (9/1) mengungkapkan, penggerebekan itu diawali di belakang Jalan Pasar Baru. ‘’Dari Satnarkoba sekitar pukul 15.20 WIT mendatangi salah satu rumah di Jalan Pasar Baru, di mana rumah tersebut diduga mrmproduksi Sopi.
Dua warga Binaan Lapas Merauke bernama Marselus Kamkupimu alias Celo dan Herman Kope Takjemu berhasil melarikan diri dari Lapas Klas IIB Merauke dengan cara memanjat tembok pagar luar menggunakan sambungan kain sarung.
Kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Merauke yang dibangun sekitar 4 tahun lalu, di belakang Perumahan Veteran atau dekat dengan pembangunan rumah sakit Tipe B, di Kelurahan Kamundu, Distrik Merauke, dapat dikatakan terbengkalai.
Dalam rangka membantu meningkatkan kualitas pendidikan, Babinsa Koramil 1707-15/Ulilin, jajaran Kodim 1707/Merauke, Serda Purnomo membantu para guru untuk mengajar murid Sekolah Dasar (SD) Inpres Rawahayu, Kampung Rawahayu, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.Â
Kepala Bandara Mopah Merauke, Thomas Alpa Edison Pepuho mengakui, sebagian lampu landasan Bandara Mopah Merauke saat ini tidak dapat berfungsi lagi karena dipecahkan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Aksi pencurian di rumah dan kios korban ini diketahui saat pada Hari Kamis (5/1) sekitar pukul 05.00 WIT, korban dibangunkan oleh istrinya kemudian diberitahu bahwa ada pencuri masuk ke dalam rumah. Kemudian korban bangun dan mengecek keadaan rumah.
Kendati sudah tutup tahun, namun salah satu pekerjaan jalan dari 7 titik yang dikerjakan yang ada di dalam Kota Merauke, sampai saat belum selesai dan masih dikerjakan oleh pihak kontraktor yang mendapatkan paket pekerjaan tersebut.