Ia meminta personel yang ada termasuk yang berstatus BKO untuk mengutamakan keselamatan pada masa akhir Pemilu. Personel yang ditempatkan juga harus siap dan sigap dengan situasi yang sewaktu – waktu bisa terjadi. “Jangan lengah meski situasi landai – landai dan aman,” wantinya.
“Kami hadir untuk memastikan semuanya lancar,” jelas Frans. Selain itu, kehadiran Gereja GIdI yang baru diresmikan diharapkan dapat memberikan tempat ibadah yang nyaman bagi seluruh masyarakat. Memberikan ketenangan jiwa atau hati bagi umat atau jemaatnya.
Kuasa Hukum CV Sirindurindu Wamena dan CV Tunas Harapan Max Sujadin Mallu, SH mengakui jika sejak tahun 2010 mereka sudah melakukan pekerjaan, itu pembangunan ruang kelas tapi seiring dengan berjalannya waktu pekerjaan itu sudah selesai seratus persen.
Kegiatan sosialisasi dan bantuan sosial ini menjadi langkah awal dalam upaya mencegah perkembangan kelompok radikal serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah sekitar.
Dengan ploting Rp 900 M itu nantinya dana difokuskan pada menyelesaikan 60 persen hibah pemerintah kepada KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2024.
Penjabat Bupati Mamberamo Tengah, Manogar Sirait, SIP., Perwakilan DPRD, Sekda Mamteng, Mesir Jikwa, Kapolres Mamteng Kompol Rahman, Ketua Dewan Adat Babor Bagabol, tokoh pendiri Kabupaten Mamteng Roni Pagawak berkesempatan menyalakan lilin Natal secara bergiliran.
Ketua Timsel Calon Anggota KPU Jayawijaya, Nduga dan Mamberamo Tengah Sopoyono SH, Skep, Mkes mengakui jika terkait dengan pemedaftaran calong anggota KPU untuk 3 Kabupaten seperti Jayawijaya, Mamberamo Tengah dan Nduga, proses seleksi pendaftaran sudah berjalan 26 November siang sampai saat ini sudah masuk ke hari ketujuh, namun untuk Kabupaten Mamteng dan Nduga ini masih minim pendaftar.
Sejumlah kegiatan digelar dalam perayaan puncak HUT Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tingkat Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (24/11) lalu.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penguntingan pita oleh Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo didampingi Penjabat Bupati Mamberamo Tengah Manogar Sirait.
Kepala Kejari Jayapura, Alexander Sinuraya menyampaikan, penarikan aset tersebut setelah pihaknya diberi surat kuasa oleh Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya. Dalam rangka pemulihan aset khususnya kendaraan roda empat yang memang secara catatan barang milik negara ini tercatat di Pemkab Mamberamo Raya tetapi tidak diketahui ada dimana barangnya.