Pelarian pelaku pembunuhan salah satu anggota BKO Brimob di Bayabiru Kabupaten Paniai berinisial Um alias Ramadan akhirnya berakhir selamanya. Pasalnya, setelah Kepolisian Resor Paniai menemukan pelaku, disini pelaku justru melakukan perlawanan bahkan menyerang aparat.
Keduanya diamankan Rabu (14/3) dan langsung digelandang ke Mapolresta Jayapura Kota. Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Oscar Fajar Rahadian, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan kejadian tersebut.
Nasib apes dialami Ruscianto (54). Betapa tidak, saat rumahnya dalam keadaan kosong ditinggal pulang kampung,  sejumlah perabot pertukangan dan perabot rumah serta pakaian disikat pencuri. Kasus pencurian ini diperkirakan terjadi pada 25 Februari 2023 dan baru dilaporkan korban Senin (13/3) sekitar pukul 09.30 WIT, setelah korban kembali di Merauke.Â
Guna memberi rasa aman bagi pedagang di Pasar Potikelek Wamena yang selama ini sering terganggu dengan adanya premanisme di pasar itu, Polres Jayawijaya mengerahkan personelnya untuk menertibkan premanisme di pasar itu, Sabtu, (11/3).
Nasib apes dialami Ignatius Lengari. Pasalnya, warga Kampung Hidup Baru, RT.001/RW 001 Distrik Tanah Miring ini kecurian 2 ekor sapi miliknya saat sapi tersebut sedang digembalakan di sekitar Lahan 2 SP 7 Tanah Miring Merauke, Rabu (8/3). Akibat pencurian ini, korban mengalami kerugian material sekitar Rp 25 juta.Â
Aksi pemalangan dan pengrusakan yang dilakukan sekelompok masyarakat di jalan Trans Nabire-Enarotali pada hari Sabtu (11/3) berujung ricuh. Aparat kepolisian yang mendatangi lokasi tersebut malah mendapat perlawanan dari warga. Warga menyerang polisi dengan batu dan panah. Akibatnya, salah satu anggota Brimob terluka di bagian bahu kiri.
Nasib malang dialami seorang wanita 31 tahun bernama Tasbiah. Pasalnya selain dia kehilangan uang sebesar Rp 1,3 juta karena dirampas, juga mengalami luka-luka akibat dikeroyok dengan 4 orang tak dikenal dengan menggunakan kayu dan parang.
  Aksi pencurian maupun pengrusakan terhadap fasilitas bandara ini masih terjadi karena menurut Ones Samperuru, masih ada bagian dari area bandara tersebut yang terbuka sekitar 300 meter dan menjadi pelintasan masyarakat dari jalan Mopah Lama ke Jalan Kamuzaun Merauke.Â
Aparat kepolisian klaim, kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya menewaskan seorang bocah, akibat tidak mendapat dukungan bahan makanan dari kepala Kampung di Kuyugawe. Korban merupakan anak Kepala Kampung Pimbinom, Distrik Kuyugawe, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Koordinator Identifikasi kerusuhan Sinakma Wamena Theo Hesegem menyatakan untuk proses identifikasi pasti akan dilakukan investigasi seluruhnya semua proses yang kejadian pada tanggal 23 Februari lalu , tim yang terlibat di dalam itu ada beberapa teman-teman dan pihaknya sedang membangun komunikasi untuk memperkuat tim yang ada.