Program ini merupakan salah satu upaya Pemkot Jayapura memajukan sumber daya manusia di Kota Jayapura. Untuk melaksanakan program ini, Pemkot Jayapura bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Jaya, besutan Prof. Dr. Yohanes Surya. Program ini diberi nama gasing yaitu salah satu cara belajar matematika di usia SD dengan metode yang sangat gampang asyik dan menyenangkan.
Aparat gabungan langsung meminta aktifitas penimbunan dihentikan dan dilakukan penyegelan dilarang melintas. Saat rombongan Dinas Kehutanan, BBKSDA dan Gakkum tiba di lokasi terlihat aktivitas masih sedang berjalan.
Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Jayapura diingatkan kembali soal kedisiplinan terutama penggunaan waktu dan kedisiplinan dalam hal berpakaian. Hal ini ditegaskan oleh Asisten 2 Setda Kota Jayapura, Widi Hartanti saat memimpin apel pagi bersama di lingkup Pemerintah Kota Jayapura, Senin (10/7) kemarin.Â
Selain mengeluhkan banyaknya sampah yang merusak pemandangan, warga juga khawatir akan terjadi banjir apabila hujan deras turun. Untuk itu, warga meminta Pemkot Jayapura dalam hal ini instansi terkait bisa mengambil tindakan untuk mengeruk sampah yang didominasi sampah plastik.
Disampaikan bahwa tujuan dari apel ini adalah untuk mengevaluasi kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya dalam menjalankan kegiatan operasi agar optimal dan mencapai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Ia mengaku melakukan itu (memanjat) karena sedang bertengkar dengan sang kekasih yang kemudian ia memilih menaiki tiang jembatan untuk tidur. Lalu baru saja dipulangkan, ternyata esoknya, Polisi diperhadapkan lagi dengan seorang wanita yang belum diketahui identitasnya hendak melakukan percobaan bunuh diri. Untungnya aksinya ini sempat diketahui orang disekitar dan langsung dihentikan.
Menurut Frans Pekey, dengan pendidikanlah dapat merubah dunia dan dengan pendidikan pula dapat merubah sebuah peradaban. Baik untuk membangun sebuah bangsa merubah sebuah daerah, jalannya hanya melalui pendidikan. Karena itu apapun sumber daya yang tersedia, harus dioptimalkan untuk membangun pendidikan.
"Kita dorong Pelabuhan Jayapura itu dimaksimalkan sebagai pelabuhan ekspor khususnya ekspor di wilayah kawasan Pasifik dan Asia Timur," kata Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., Sabtu (8/7).
Di sini jika menggunakan motor terkadang diminta membayar sebesar Rp 5.000 sedangkan jika menggunakan mobil harus membayar Rp 20 ribu. Jumlah ini tentunya diluar batas kewajaran sebab jika mengikuti retribusi maka paling tidak hanya membayar Rp 2.000 untuk sepeda motor.