“Kami saat ini terus memberikan sosialisasi kepada pedagang non Papua bahwa sekarang sudah ada Perdanya, yakni pinang, sagu, umbi-umbian dan noken hanya boleh dijual oleh pedagang OAP, sehingga Perda ini terus kami sosialisasikan di 6 pasar yang ada di Kota Jayapura termasuk dengan masyarakat umum lainnya,” kata Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi, ST, MT, Selasa (25/10) kemarin.
Direktur Rumah Sakit mengatakan yang berwenang untuk membayar dana intensif covid 19 bagi petugas kesehatan adalah Kementerian Kesehatan, melalui Dinas Kesehatan Provinsi Papua, bukan kewenangan pihak Rumah Sakit.
"Hampir sebagaian besar kami sudah melakukan kordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, adapun yang belum tetapi akan tetap kami upayakan," ujar Kepala BBPOM Jayapura kepada wartawan, di Abepura, selasa, (25/10)
“Kami sudah buat surat edaran terkait larangan penjualan obat sirup bagi anak-anak yang diduga tidak baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan gagal ginjal akut dan ini sudah sesuai dengan arahan Menkes dan memang tidak ada penarikan, sehingga masyarakat juga tidak perlu khawatir lagi,’’ungkapnya baru-baru ini.
Untuk itu, bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jayapura yang menerima DAK dan Otsus juga harus bisa realisasi kegiatan fisik dan keuangan secara baik dan bisa mempertanggung jawabkan laporan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) harus bisa tepat waktu.
Dari tangan pelaku, penyidik berhasil menyita barang bukti narkotika golongan I jenis ganja seberat 1.971,14 atau hampir 2 kg. Barang bukti tersebut dimusnahkan dan disisakan sebagian guna kepentingan proses penyidikan.
"Untuk penyediaan obat di Puskesmas semuanya dari Dinas Kesehatan Kota, jadi untuk 5 jenis obat yang mengandung EG dan DEG tidak ada," ujar Ni Nyoman Sri Antari saat ditemui media di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Papua, jalan Otonom, Jayapura, Sabtu (22/10) lalu.
"Dari empat orang pengecer tersebut, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 4,3 juta, beberapa buah handphone, alat tulis berupa pulpen dan kertas nota pemasangan serta buku-buku Shio dan Tabel keluaran angka Togel," ungkap AKP Oscar, Minggu (23/10).
Menariknya peserta yang mengikuti perarakan Patung Bunda Maria menggunakan baju adat dari masing masing daerah. Di Paroki St. Petrus dan Paulus Argapura tepatnya di Greja St. Agustinus Entrop perarakan Patung Bunda Maria dari dalam gereja menuju mobil diringi dengan prosesi tarian adat suku Papua.
Niatan ini lantas diutarakan kepada Kapolda Papua untuk meminta dukungan. Kapolda Papua , Irjend Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa pihaknya memberi ruang kepada kelompok muda yang ingin berkontribusi untuk bersatu dan membangun negeri.