Awal tahun 2023 sebanyak 3 lokasi yang menjadi bencana kebakaran hebat di Kota Jayapura. Sebagian besar bencana kebakaran ini diduga karena adanya korsleting (Hubungan arus pendek) listrik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Protasius Lobya menyebut, per Januari tahun 2023, semua kebutuhan operasional dan gaji guru sudah dilimpahkan ke kabupaten/kota.
 Untungnya sejak hari Rabu (4/1) seluruh staf teknis di PDAM langsung diturunkan untuk melakukan monitoring dan perbaikan. Diperkirakan untuk perbaikan ini akan memakan waktu selama 3 hari, sehingga masyarakat atau pelanggan diminta bisa memaklumi situasi tersebut.Â
 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Debora Rumbino mengaku adanya gempa bumi yang terjadi di Kota Jayapura berlangsung beberapa hari ini, perlu diantisipasi. Namun begitu, untuk kegiatan aktivitas belajar di sekolah saat ini masih tetap dilakukan seperti biasa.
Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, MSi menyatakan bahwa Pemerintah Kota Jayapur tidak mengeluarkan status tanggap darurat atau siagama bencana, terkait dengan gempa bumi yang terjadi tiga hari belakangan ini. Menurutnya, tidak ditetapkan status siaga bencana ini, karena memang kondisi gempa bumi ini diperkirakan sudah mereda.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura Djoni Naa mengakui, penerapan kenaikkan UMP tahun 2023 memang harus diterapkan perusahaan. Dan surat edaran wali kota jayapura juga sudah diberikan kepada semua perusahaan di Kota Jayapura.
Kepala BMKG Wilayah V Jayapura Yustus Rumakiek mengatakan, tidak ada satupun teknologi canggih di dunia ini yang bisa memprediksi kapan gempa itu terjadi dan kapan gempa itu berhenti, namun pihaknya akan selalu memantau trend dari pada gempa itu.
Kabid Damkar Kota Jayapura, Margaretha V S Kirana, mengatakan fenomena peristiwa alam gempa bumi yang beberapa hari ini dirasakan oleh masyarakat di Kota Jayapura, kabupaten Jayapura
Warga Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki laki di Abepura Gunung, Rabu (4/1) sekira pukul 13.00 WIT. Pria yang tinggal sendiri di rumahnya ini, diketahui meninggal setelah banyak lalat mengerubuti korban di tempat tinggalnya.
Publik di Kota Jayapura nampaknya mendapat warning keras dari sejumlah kasus kebakaran yang melanda. Bayangkan saja, tiga hari berturut-turut kebakaran terjadi di tiga tempat berbeda.