‘’Kebetulan saya sedang piket di Asrama dan diinformasikan bahwa terjadi ada kebakaran di Semangga. Kebetulan pemilik rumah saya kenal karena tetangga, sehingga saya langsung datang dan membantu memadamkan api bersama masyarakat,’’ kata Martinus.
Kapolres menjelaskankan, pihaknya meneirma laporan adanya kebakaran ini sekitar pukul 03.00 WIT lewat anggota yang piket pada malam itu. ‘’Setelah anggota piket menerima laporan, selanjutnya anggota langsung menuju TKP untuk membantu memadamkan dan mengamankan tempat kejadian perkara,’’ tandas Kapolres.
Kabid Damkar Kota Jayapura, Feronita S Kirana menyampaikan bahwa jelang perayaan lebaran diyakini banyak orang memilih untuk mudik atau sekedar bertandang ke rumah keluarga maupun kerabat. Saat itu dikatakan akan ada banyak rumah yang mungkin ditinggalkan dalam keadaan kosong maupun dijaga, namun hanya satu atau dua orang.
JAYAPURA-Satu unit rumah di kompleks SMAN 4 Jayapura di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun menurut keterangan dari keluarga korban, api diduga dari ledakan korek api.
Bangunan dengan atap berbentuk kerucut ini ludes dari bawah hingga ujung atapnya. Untungnya dari kebakaran di lokasi yang biasa ditempati anak jantung kota tersebut tidak ada korban jiwa.
Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto, menjelaskan bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 21.30 WIT aparat Gabungan TNI-Polri melakukan Patroli di Kota Dekai dan setelahnya kembali ke Mako Polres Yahukimo untuk Konsolidasi.
Warga pun dengan cepat memadamkan api dengan alat seadanya, sembari menunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. Tak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
Kebakaran yang terjadi di Jl Perikanan Hamadi Distrik Jayapura Selatan diyakini masih ada kaitannnya akibat gempa pada Kamis (9/2) sore kemarin. Gempa dengan magnitude 5,4 SR membuat guncangan yang cukup kencang dan disinilah diduga ada sebuah kompor yang dalam posisi menyala kemuudian terjatuh.