Polres Jayawijaya melakukan penyegaran dengan merotasi pejabatnya, khususnya Kapolsek Kurulu yang awalnya dijabat oleh Iptu Agustian Irawan, kini berganti kepada Ipda Charles M. Mansumber yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Heri Wibowo, SIK ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang wanita berinisial DW yang diamankan di sebuah rumah yang berada di Jalan Sosial Wamena karena memproduksi dan menjual Miras jenis CT di Jalan Sosial Wamena.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, SIK menyatakan, dalam kasus provokasi dan penyerangan di Pasar Potikelek, pihaknya telah menetapkan seorang tersangka dengan inisial JA yang melakukan provokasi kepada warga yang lainnya, setelah kakinya terkena parang yang dibawanya sendiri saat berkelahi dengan rekannya.
“Untuk setiap tahapan Pemilu perlu ada keterlibatan aparat, khususnya kepolisian, sehingga setiap tahapan bisa berjlan dengan baik,”ungkapnya, Senin (28/8) kemarin.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan, pihaknya membekap Disperindagkop untuk memberikan imbauan agar aktivitas jual beli di Pasar Potikelek bisa kembali berjalan normal.
Kepala DPMKPTSP Jayawijaya, Drs. Karel Tehupuring, MM mengatakan, selain didorong untuk miliki merek dagang, para pelaku usaha kecil menengah ini juga difasilitasi untuk bisa miliki sertifikasi halal. Ini dilakukan agar bisa memperluas usahanya sampai ke luar daerah.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Pegunungan, Hasuka Hisage, SPd, MPd menyatakan, pihaknya telah membangun rumah singgah di Wamena dengan ukuran 36 dan dua kamar, kini telah dihuni oleh 30 anak jalanan.
Dari Informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos berawal dari pelaku JA dan MN yang sedang mengkonsumsi miras di dalam Pasar Potikelek Wamena, lalu pelaku JA meminta uang ke salah satu kelompok masyarakat yang juga sedang mengkonsumsi Miras jenis CT di dalam Pasar Potikelek.
Kepala Disnakerindag melalui Kepala Seksi Pengadaan dan Penyaluran Ekspor-Impor, Sammy Rumbino menyatakan, keberadaan depot pengisian air minum yang diperjualbelikan di sejumlah kios ini semakin marak, sehingga pihaknya bersama PT Pikeyro dan Aqwen melakukan penindakan dan penertiban.
Program yang dicetuskan oleh Kapolri tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke-78. Sementara pohon yang ditanam antara lain untuk pohon pinus 150 bibit, sin 150 bibit, matoa 150 bibit, dan pucuk merah 150 bibit, sehingga totalnya 600 bibit pohon.