“Untuk Yahukimo saya pikir ini bisa juga digunakan untuk pengalihan isu yang dilakukan oleh satu kelompok yang memang mencari popularitas. Lihat saja setelah di Nduga berhasil dengan membawa pilot maka mereka di Yahukimo juga action dan ini biasa,” jelas Fakhiri di Mapolda Papua, Koya Koso, Selasa (14/3).
Letkof Inf. Hendry Widodo, resmi menjabat sebagai Komandan Kodim 1701 Jayapura, menggantikan Kolonel Inf. Richard Arnold Yeheskiel Sangari, usai serah terima jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps Pejabat Korem 172/PWY, di Aula Korem 172/PWY, Jumat (10/3).
Tak hanya itu, Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Johanis Victorianus Tethool juga tertembak di bagian tangan dan paha. Ia kini tengah dirawat. Aksi kontak tembak Rabu (1/3) sekira pukul 15.30 WIT dimana terdengar suara rentetan tembakan dari arah statistik Jalan Paradiso Distrik Dekai, Yahukimo.
Putusan Majelis Hakim Pengadilan Militer III-19 Jayapura yang memeriksa dan mengadili perkara nomor 404-K/PM.III-19/AD/XII/2022 dengan terdakwa Kapten Inf Dominggus Kainama (telah meninggal dunia), Pratu Amir Sese, Pratu Rizky Oktaf Muliawan, Pratu Robertus Putra Clinsman dan Praka Pargo Rumbouw.
Sebanyak 15 personel Kodim 1715/Yahukimo memberikan sosialisasi dan perkenalan tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada siswa Paud TK YPK Metanoia Dekai, Distrik Dekai, Kab. Yahukimo, pada Rabu (15/2).
Majelis hakim yang terdiri dari Putu Mahendra selaku Hakim Ketua dan Muh Khusnul Zaenal serta Riyan Ardy Pratama sebagai hakim anggota dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan sela, Selasa (14/2/2023) menyatakan PN Timika berwenang untuk melanjutkan pemeriksaan dan mengadili perkara kasus mutilasi dengan terdakwa Jack, Dul Umam dan Rafles.
Tambahan pasukan dari TNI-AD dikirim lagi ke Papua melalui Pangkalan Udara TNI-AU Halim Perdanakusuma kemarin (10/2) sore. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menuturkan, pasukan itu diberangkatkan untuk mendukung operasi oleh Mabes TNI.
TNI AD akan menambah jumlah Komando Daerah Militer (Kodam). Sejauh ini, Kodam hanya berjumlah 15, nantinya Kodam akan ada di setiap provinsi Indonesia.
Komandan Kodim 1707/Merauke, Letkol Inf Bayu Kriswandito, S.Hub, Int menungkapkan, prajurit TNI AD harus menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat. Jika belum bisa menjadi solusi, maka hindari pelanggaran sekecil mungkin yang dapat merusak nama baik diri sendiri, keluarga, satuan dan bahkan TNI AD.