Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru mencapai Rp1.646.508.150 atau 22,16 persen dari target tahunan sebesar Rp7.429.200.000. Artinya, masih ada sekitar Rp5,78 miliar yang harus dike
Pemerintah Kabupaten Jayapura mengubah sistem pengangkutan sampah dengan menerapkan aturan baru agar masyarakat tidak lagi membuang sampah pada pagi maupun siang hari. Warga diminta meletakkan sampah di titik-titik pembuangan yang telah dis
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan, kondisi saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya sampah menumpuk hingga ratusan meter, kini pembersihan rutin mampu mencegah penumpukan dalam skala
Padahal produksi sampah terus berjalan setiap hari, satu hari saja tak diangkut bisa bermasalah, apalagi yang terjadi di ibu kota Kabupaten Jayapura sudah berhari-hari. Dan yang bikin menyesakkan adalah Kota Sentani sebagai pintu masuk prov
Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sentani Jayapura Citra Mahesa Nusantara, dalam keterangannya di Jayapura, Jumat, mengatakan pengelolaan sampah merupakan salah satu isu lingkungan yang membutuhkan perhatian
Pemerintah Kabupaten Tolikara menegaskan komitmennya membangun budaya hidup bersih melalui gerakan bersama pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi peningkatan peran serta masyarakat dalam peng
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura berhenti di depan sebuah kios, kemudian beberapa jeriken diturunkan dari bak truk. Rekaman tersebut mem
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Jayapura, Samuel Telenggen, menilai persoalan sampah di wilayah Sentani dan sekitarnya salah satunya disebabkan minimnya fasilitas Tempat Pembuangan Sementa
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal yang ditetapkan sebenarnya sangat terjangkau dan fleksibel demi meringankan beban masyarakat.
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem laut Papua merupakan komitmen yang terus dijalankan oleh jajarannya. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, k
Setiap tanggal 8 Juni, masyarakat global memperingati Hari Laut Sedunia atau World Oceans Day. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum krusial untuk mengingatkan umat manusia akan peran vital samudra sebagai sumber
Menurutnya aktivitas manusia di daratan menjadi salah satu penyumbang terbesar rusaknya ekosistem laut. Di kota-kota pesisir seperti Kota Jayapura, perilaku membuang sampah langsung ke laut masih menjadi persoalan utama yang sangat serius.
Berdasarkan data DLHK Kabupaten Jayapura, produksi sampah di daerah tersebut saat ini mencapai sekitar 70 hingga 90 ton per hari. Selain itu, Developer juga diwajibkan menyediakan kawasan hijau disetiap perumahan. “Setiap perumahan diwajibk
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer penampungan sampah karena jumlah fasilitas yang tersedia masih jauh dari kebutuhan.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), distrik, hingga kelura
Kegiatan yang diikuti para kepala daerah dari berbagai kota di kawasan Indonesia Timur tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai tantangan pembangunan perkotaan, termasuk persoalan pengelolaan sampah yang saat ini menjadi per
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer penampungan sampah karena jumlah fasilitas yang tersedia masih jauh dari kebutuhan.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Papua menyebut bahwa produksi sampah di daerah ini mencapai 240 ton per hari.
"Kalau hari biasa, sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) sebanyak 240 ton per hari, nam
Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu dinas hanya akan membuat masalah sampah terus meluas tanpa penyelesaian tuntas. Johannes juga secara terbuka mengakui kelemahan pe
Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan, akan mulai dipungut dari seluruh ASN yang ada di Lingkungan Pemkab Jayawijaya, hal ini dilakukan sebelum kebijakan atau peraturan
Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, mengatakan pembayaran tersebut merupakan bagian dari tahapan penyelesaian kewajiban pemerintah kepada masyarakat terkait pembebasan lahan.
Meski tidak diketahui pasti tumpukan sampah itu sejak kapan, namun menimbulkan pemandangan tak elok serta mengeluarkan bau tak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan jika terus dibiarkan. Apalagi keberadaan sampah itu
Pemilik lokasi meminta pemerintah segera membayar agar bisa dibuka. Jika ini berlanjut maka bisa dipastikan Kota Sentani akan kembali dipenuhi sampah seperti beberapa waktu lalu. Belum lagi produksi sampah di Sentani dan
Kegiatan pembersihan ini dipimpin Bupati Jayapura, Yunus Wonda dan diikuti sejumlah ASN serta warga kampung. Bupati mengamati langsung penyempitan Kali Jaifuri yang disebabkan oleh banyaknya potongan kayu yang menyumbat
Suasana di tepian Danau Sentani tidak lagi tenang seperti biasanya. Air yang terus naik selama hampir dua minggu terakhir membuat warga di sekitarnya cemas. Tak hanya naik melebihi batas normal, goncangan ombak juga memb
“Saya sudah telepon kepala dinas, ada dua kendala utama. Pertama, kekurangan bahan bakar sehingga armada tidak bisa beroperasi maksimal. Kedua, ada dua unit kendaraan yang rusak, sehingga pengangkutan harus dibantu alat
Wali Kota menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menyoroti masih adanya kebiasaan sebagian warga yang membua
Tumpukan sampah yang mengular di sejumlah titik pasca libur panjang Lebaran menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura. Salah satu titik yang dikeluhkan warga berada di sepanjang Jalan Youmake
Salah satu terobosan terbaru yang akan segera diperkenalkan adalah "Gerakan Infaq Sampah Mimika". Program dengan tagline “Dari Sampah Menjadi Berkah” ini lahir dari inisiatif kolaboratif antara masyarakat setempat dengan
Menurut Salmon, para tenaga kerja tersebut telah mulai melaksanakan tugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Februari 2026. Mereka ditempatkan di sejumlah titik kerja, mulai dari Kampung Doyo Baru hingga Kampung Nendali Hat
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murib, Sp.Kj mengayakan jika pihaknya sudah melakukan pembersihan dan memastikan aliran air kembali lancar tanpa ada hambatan, sehingga dih
Prigi menyebut sekitar 20 persen sampah yang dihasilkan masyarakat Indonesia berupa plastik. Dari total sekitar 40 juta ton sampah per tahun, hanya sekitar 29 juta ton yang terkelola, sementara sisanya berakhir mencemari
Dominikus Catur berharap, dengan bertambahnya TPS ini maka sampah terutama sampah rumah tangga yang dihasilkan warga Kota Merauke setiap harinya dapat terurai. Selama ini, Pemerintah Kabupaten Merauke hanya memiliki 1 TP
Dalam keterangannya, Dosen Kesehatan Masyarakat itu menjelaskan faktor-faktor yang berperan dalam menyumbangkan polusi laut ada banyak, namun yang berperan paling besar adalah aktivitas manusia. Berbagai kegiatan manusia
Menurut Rustan, kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama sehingga pesan ini terus disampaikan kepada masyarakat. "Kota Jayapura menjadi langganan banjir saat musim hujan, sehingga mari bersama-sama menjaga ko
Menurutnya, penarikan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah kota hingga pemerintahan di tingkat paling bawah.
RT dan RW dinilai memiliki peran strategis s
Ia menjelaskan bahwa retribusi sampah rumah tangga merupakan salah satu sumber penting dalam pembiayaan pengelolaan kebersihan kota, mulai dari pengangkutan hingga pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir.
Menurut Wonda, pihaknya juga mengimbau kepada semua masyarakat khususnya yang berada di sekitar Danau Sentani untuk meningkatkan kesadaran tidak membuang sampah sembarangan.
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus, sehingga memicu terjadinya inflamasi atau peradangan, serta berisiko menurunkan imunitas tubuh. Akibat karak
“Salah satu penyebab utama adalah terblokirnya barcode BBM subsidi kendaraan pengangkut sampah. Pelayanan sempat tidak maksimal karena barcode BBM subsidi terblokir. Proses perbaikannya harus melalui BPH Migas di pusat,
Seperti halnya terjadi di Jembatan Merah Youtefa, tumpukan kantong berisi sampah di sepanjang sisi jembatan mulai berserakan. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan warga lain, lantaran ikon kebangaan Kota Jayapura itu
Bupati Yoseph Bladib Gebze tampak dibuat kesal dan marah, karena setelah berhari-hari ternyata sampah yang sudah bertumpuk tersebut tidak kunjung juga diangkut. Bahkan dirinya mengaku baru mengetahui setelah menerima beb
Jembatan yang seharusnya dilindungi, dijaga dan dirawat itu, karena merupakan salah satu ikonik di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya, kini dicederai dengan ditemukannya botol-botol minuman keras dari berbagai jenis
Imbauan ini pun telah disampaikan baik melalui Kepala Kepolisian Resort Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman maupun melalui Bupati Mimika Johannes Rettob.
Larang ini disampaikan dengan tujuan sebagai bentuk empati Ka
‘’Perkiraan sekitar tanggal 23 Desember kemarin, sampah tidak datang diambil lagi,’’ kata Cicilia kepada media ini. Cicilia memperkirakan sampah yang menumpuk tersebut dikarenakan mobil pengangkut sampah mengalami kerusa
Andre (45) salah satu petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura yang ditemui Cenderawasih Pos di lokasi mengaku telah berkerja semaksimal mungkin serta memberikan pengertian kepada warga set
Beberapa titik dimaksud adalah Jalan Yos Sudarso, Jalan Belibis, Jalan Kartini, Jalan Pendidikan, Jalan Pattimura, Jalan Sam Ratulangi, serta jalur Budi Utomo. Akibat jadwal yang berubah itu, sampah di beberapa titik yan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Jece Mano, mengatakan digitalisasi pembayaran retribusi sampah dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mempermudah masyarakat
Ekskavator yang dibandrol dengan nilai sekitar Rp1,9 miliar itu diharapkan dapat meningkatkan kinerja pengelolaan sampah, khususnya dalam penataan dan pengolahan di TPA Koya Koso yang selama ini menjadi lokasi utama pemb
Aksi grebek sampah ini dipimpin langsung Pasi Ter Kodim 1707/Merauke, Kapten Czi Sage dengan melibatkan unsur TNI lainnya, Polri, aparat pemerintah daerah, serta masyarakat setempat yang turut bekerja bersama membersihka
Ia meminta warga lebih disiplin dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja. “Kita jaga kota ini baik-baik karena kita hidup di kota ini. Jangan membuang sampah sembarangan.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-11 PSI yang jatuh pada 16 November 2025. Sekretaris DPW PSI Papua, Tisa A.R. Madubun, menjelaskan bahwa pihaknya memilih fokus pada kegiatan lingkungan kare
Kompol Dewa mengatakan, penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh dua masyarakat yang biasa beraktifitas di seputaran TKP sekitar pukul 07.40 WIT. Saat itu keduanya sedang melakukan kegiatan rutinnya di area pembuan
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin Pemkot dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memastikan aliran air tetap lancar dan bebas dari penumpukan sampah.
Rustan menilai bahwa kampung-kampung di Kota Jayapura bukan sekadar wilayah administratif, tetapi merupakan aset kekayaan daerah yang memiliki nilai strategis.
Di dalamnya terdapat masyarakat adat dengan budaya masing-ma
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggeng, mengatakan bahwa dropbox tersebut telah ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti sekolah, puskesmas, rumah ibadah (gereja dan masjid), rumah sakit, serta kompleks
"Kami lantas menanyakan siapa penanggungjawabnya, lalu dijawab tidak ada tapi disitu ada satu pria yang ternyata penanggungjawabnya. Kami masuk ke dalam dan menanyakan ke petugas lainnya malah saling lempar dan meminta k
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kabupaten Jayawijaya dr. Idawati Worumi Murib, Sp.Kj mengatakan, membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah plastik harus dibudayakan mulai sekarang di daerah ini agar bisa mengura
Menurut Hengki, sistem pengelolaan sampah yang saat ini digunakan masih berstatus open dumping, yakni sampah dibuang begitu saja tanpa proses pengolahan lebih lanjut. Padahal, sistem tersebut sudah tidak diakui lagi oleh
"Kita turun bersama-sama untuk membersihkan lingkungan. Saya apresiasi partisipasi warga yang ikut bergotong royong. Mari kita jaga kebersihan karena lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.
Kondisi ini menimbulkan keresahan dari masyarakat setempat terutama para pengendara yang melintasi wilayah tersebut. Tak diketahui pasti asal sampah sampah beragam jenis itu milik siapa. Sampah yang dikemas dengan kantun
Titik gerebek sampahnya yaitu PKBM Holtekamp (titik utama) dengan Total sampah 107 kg, Asrama Asri Nurjaya 320 Kg, Asrama Taboria 83 Kg, Asrama Tambrauw 79 Kg, GKI Siloam Waena 96 Kg dan Kabupaten Jayapura di Dermaga Yah
Wali Kota Abisai Rollo menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Jayapura dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, khususnya di bidang kebersihan.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru ini membahas evaluasi capaian realisasi tahun 2025, serta penetapan target untuk tahun 2026. Salah satu perhatian utama dalam Rakor tersebut adalah rendahnya
Menurutnya, DLH hanya bertugas mengangkut sampah ditempat pembuangan sementara (TPS), sementara pengelolaan di dalam pasar menjadi tanggung jawab Perindagkop dan Bapenda yang menarik retribusi.
Kali ini, sosialisasi mengenai kebersihan lingkungan telah menyasar ke lingkungan sekolah. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Pemerintah Distrik Mimika Baru mensosialisasikan hal tersebut di SMP Negeri 2
Satu ton lebih sampah tersebut terdiri dari sampah botol 772 kilogram, sampah plastik 350 kilogram dan sampah karton 3 kilogram. Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otsus Provinsi Papua, Hosea Murib mengatakan, kegiat
Dari ratusan botol itu bisa terkumpul sebesar Rp 10.000. Sebab, satu botol bekas memiliki nilai 56 poin atau Rp 56. Kehadiran RVM itu buah kerja sama UM dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada 15 Agustus lalu. Semula me
Wabup Fauzun Nihayah menjelaskan, Merauke saat ini banyak mendapat perhatian. Pertama karena Merauke ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN) dan daerah perbatasan. ‘’Mari kita tampilkan wajah Merauke yang asr
Menurut Rahmatullah, sebelumnya aksi grebek sampah ini sempat terhenti dikarenakan pihaknya ingin melihat apakah ada dampak dari kegiatan bulanan tersebut. "Dan ketika kemarin melakukan aksi kembali kami melihat ada pros
Launching Drop box botol yang akan dipasang di sembilan titik dilakukan pada saat pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bersih Se
Metode pembuangan sampah dengan sistem Sanitary Landfill sampai dengan saat ini belum dapat diterapkan di Kabupaten Mimika. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Jefri Deda saat dihubungi melalui sambunga
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda mengatakan, upaya ini juga bisa mendorong perekonomian masyarakat hanya dengan mengumpulkan sampah plastik dan dijual ke Bank Sampah.
Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, membuka kegiatan ini dengan menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sisa makanan, yang mendominasi komposisi sampah perkotaan sebesar 60,48% berdasarkan studi
Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, membuka kegiatan ini dengan menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sisa makanan, yang mendominasi komposisi sampah perkotaan sebesar 60,48% berdasarkan studi
Warga Kelurahan Waihmorok, Distrik Abepura, Kota Jayapura mengaku kecewa dengan kinerja petugas kebersihan karena tidak konsisten mengangkut sampah warga sesuai jadwal yang disepakati.
Kata Abisai, Ketua RT/RW berperan penting dalam mendidik dan menyosialisasikan pentingnya memilah sampah dari rumah kepada warga. "Mereka juga menginformasikan mengenai peraturan dan program pengelolaan sampah dari pemer
Kepala DLHK Kota Jayapura, Ir. Dolfina Jece Mano, MSi, mengatakan kegiatan ini menyasar khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura agar menjadi teladan dalam kepatuhan membayar retribusi sa
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa keberadaan Tim Kuning Biru diharapkan menjadi terobosan baru dalam penanganan sampah, terutama yang mencemari aliran sungai hingga bermuara ke Teluk Youtefa.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dunia perbankan dalam menangani persoalan sampah. “Saya menyampaikan terima kasih atas bantuannya. Semoga masalah kebersihan di Kota
“Kami kemudian melakukan aksi bersih sampah beberapa kali dan mengumpulkannya dalam 76 karung atau sekitar 600 kilogram sampah selama Juni-Juli 2025. Sampah ini kemudian dibawa turun ke Tembagapura menggunakan helikopter
Ia mengatakan bahwa berbagai upaya mitigasi dan adaptasi untuk mengurangi dampak perubahan iklim telah dilakukan, baik secara nasional dan regional di Provinsi Papua. Di antaranya, dengan diterbitkannya peraturan gubernu
Karena itu ia menghimbau kepada para petugas kebersihan/penjaga sekolah atau masyarakat luas agar untuk tidak melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan.
Tegasnya pastikan api pada sampah yang dibakar telah padam, sehi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda menjelaskan, saat ini pihaknya masih membutuhkan tambahan truk pengangkut sampah untuk mengatasi tumpukan sampah di wilayah Kota Timika.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan bahwa untuk amengatasi persoalan persampahan ini, perlu ada kesinambunggan antara kebijakan pemerintah dan juga tindakan masyarakat.
Warga bingung dan mengaku hal ini baru terjadi. "Kemarin tidak begini, ini baru saja. Baru pagi ini," kata Yogi salah satu pegawai restoran di lokasi Holtekamp. Cenderawasih Pos sempat mendatangi bibir pantai dan ternyat
Tak hanya itu, di pinggir jalan Kali Acay terdapat hewan ternak (Sapi) milik warga setempat. Melihat hal ini tak sedikit warga mengeluh, takut jatuh. Jika, suatu ketika hewan ternak tiba-tiba masuk ket engah jalan. Selai
"Dalam pengamatan kita usai pencanangan HUT RI Ke-80 kemarin, sampah bekas jajanan masyarakat itu sangat banyak dan berserakan sekali," ujar Dolfina Jece Mano saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota
Kekecewaan Walikota Jayapura, Abisai Rollo usai menyaksikan banyaknya sampah di lokasi Car Free Day (CFD) memang beralasan. Setiap Sabtu pagi lokasi ini dibanjiri sampah plastik dari produk berbagai lapak. Ia bahkan memp
Hal ini Abisai menyimpulkan, masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. "Bukan soal dibersihkan setelah Car Free Day, namun yang perlu diperhatikan adalah jumlah sampah plastik, jika tiap
Jefri menjelaskan, hal ini dikarenakan terjadi peningkatan volume sampah yang signifikan di wilayah kota Kabupaten Mimika. Hal ini tidak sebanding dengan armada pengangkut sampah yang kini dimiliki oleh DLH Kabupaten Mim
Kepala dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jayawijaya Amos Asso, SH menjelaskan hal ini dilakukan berdasarkan Perda nomor 8 Tahun 2023, terkait dengan pengelolaan sampah dan juga sekaligus untuk mendukung program 100 hari kerja
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan bahwa kunjungan kerja DPRK Kabupaten Yalimo ini dalam rangka studi banding soal penanganan sampah. "Kabupaten Yalimo dalam hal ini DPRK dan dinas terkait ini meminta referens
Sebab, dalam Perda tersebut telah tercantum seluruh kebijakan mulai dari pengelolaan sampah, regulasi waktu pembuangan, lokasi pembuangan sampah hingga sanksi bagi pelanggar.
Pasalnya, meski belakangan ini pemerintah daerah berhasil merubah kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan, namun nyatanya beberapa titik tertentu di masih jauh dari kata bersih. Beberapa tempat pada a
Masyarkat di Kota Jayapura yang tinggal di darat, selama ini mungkin banyak yang belum menyadari, bahwa akibat membuang sampah sembarangan, warga di pesisir pantai terkena dampaknya. Tak hanya itu, sampah-sampah juga ser
Menurut Kaharuddin, sebagian besar sampah tersebut merupakan kiriman dari wilayah hulu yang kemudian terbawa arus hingga berhenti di trash trap atau jaring sampah Kali Acay. Dimana tumpukan sampah tersebut kembali terjad
Ini terungkap dalam diskusi pada kegiatan camping lingkungan selama dua hari di pesisir Distrik Tanah Merah, akhir pekan kemarin. Kegiatan ini diikuti komunitas lingkungan seperti Rumah Bakau Jayapura, Papua Ocean, Earth
Kata Abisai Rollo, hingga bulan Juni 2025 ini realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga baru 6,39 persen. Masih rendahnya penerimaan retribusi sampah tersebut karena kesadaran masyarakat masih rendah.
Menyikapi hal ini, Abisai merencanakan untuk melakukan pemasangan jaring di sejumlah kali yang Muara ke laut. "Nanti kita coba pasang jaring, biar sampah-sampah masyarakat itu tidak sampai ke laut," ungkapnya.