Pelatihan ini merupakan bagian dari Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar di Mimika dalam mendongkrak keterampilannya untuk menyesuaikan diri dengan kurikulum merdeka serta sistem pembelajaran yang lebih modern.
Demi lancarnya arus lalulintas disekitar lokasi, sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Jayapura Selatan melakukan rekayasa jalan dengan menutupi arah jalur pembangunan jembatan dan mengunakan jalan alternatif yang mengharuskan semua kendaraan lewat satu jalur saja di samping karantina hewan.
“Selama ini memang tidak saya jelaskan karena masing – masing paslon memiliki strategi. Saya coba jabarkan bahwa postur APBD Kota Jayapura adalah Rp 1,6 triliun dan UU Otsus perubahan kedua menyatakan harus 35 persen untuk pendidikan. Kami menggunakan data dapodik di kementerian dan sudah kami rincikan,” kata Jhony Banua Rouw
Ia mengatakan, beberapa sekolah yang melaksanakan program remedial itu antara lain di wilayah Heram, Abepura di Diaspora, Jayapura Selatan di SMAN4 satu rombel dan dua rombelnya di SMA Kalam Kudus, SMAN 2 ada satu rombel dan SMA Yapis dua rombel, terjauhnya di SMA 6 Muara Tami. Ujian remedial itu hanya diberlakukan untuk anak anak SMA/K kelas XII.
Dia mengatakan, jika wacana itu nantinya benar-benar dilaksanakan, tentunya di Kota Jayapura sangat banyak tenaga-tenaga kerja terutama anak-anak muda yang siap bekerja. Apalagi saat ini masih banyak lulusan baru terutama anak-anak SMK Jurusan Pertanian ataupun jurusan lainnya yang belum mendapatkan pekerjaan yang bisa mendukung program tersebut.
"UN ditiadakan di sekolah selama penerapan Kurikulum Merdeka Belajar sehingga penilaian akhir untuk prestasi dan kemampuan siswa tak lagi lewat Ujian Nasional," ujar Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Papua, menanggapi wacana kembali digelarnya UN.
"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada pemilih pemula dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Keerom,"ucap Ketua KPU Keerom, Merlianus Gobai.
Adapun hasil karya siswa SMK tersebut seperti, jasa sablon, printing dan beberapa hasil karya lainya. Sehingga ini harus memiliki wadah sehingga apa yang sudah dihasilkan itu tentunya bisa memberikan manfaat bagi siswa dan sekolah itu sendiri.
"Pelatihan tersebut dapat membantu mengembangkan berbagai keterampilan tetapi juga membentuk kedisiplinan, konsentrasi, rasa solidaritas kebersamaan dan ketangkasan," kata Kepala Bidang SMA/SMK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Nur Jaya di Jayapura, Jumat.
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, menjelaskan bahwa tawuran tersebut berawal karena adanya aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa siswa dari SMA YPPK Taruna Dharma kepada salah satu Siswa SMK N 3 Jayapura berinisial (R) Jurusan Geomatika
Ketua Komisi C DPRD Mimika, Aloisius Paerong menilai, hal yang disampaikan oleh Pj Bupati ini merupakan tamparan keras terhadap sistem pendidikan di Kabupaten Mimika. Pasalnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika punya sumber dana yang sangat besar untuk pengelolaan pendidikan di Kabupaten Mimika, namun justru tersendat-sendat.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura, Abdul Majid mengatakan, kegiatan pelatihan dan pembekalam ini penting karena memang pengurus OSIS atau ketua OSIS di masing-masing sekolah merupakan pemimpin di sekolahnya, sehingga mereka bisa memberikan pengaruh baik kepada teman-temannya di sekolah masing-masing.
Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura Raymond Mandibondibo mengatakan, program jemput bola tersebut selama ini sudah dilakukan dan terus dilakukan kedepannya. Apalagi menjelang pemilihan kepala daerah, pihaknya juga terus berupaya untuk memastikan semua penduduk di Kota Jayapura yang berusia 17 tahun ke atas harus memiliki KTP elektronik.
Penjabat Walikota Jayapura Christian Sohilat mengatakan, pelaksanaan kegiatan festival olahraga di Kota Jayapura itu merupakan satu kesempatan yang luar biasa bagi pengembangan minat dan bakat terutama di bidang olahraga bagi siswa-siswi mulai dari jenjang SMP SMA dan SMK yang ada di wilayah Kota Jayapura.
Pj Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd mengatakan kelas unggulan ini merupakan upaya pemerintah mempersiapkan sumber daya manusia unggul siap bersaing. Bupati telah melakukan pertemuan dengan orang pihak sekolah, orang tua murid, dinas pendidikan serta badan perencanaan dan pembangunan daearah.
Ketua Yapis Cabang Kabupaten Jayapura Slamet Riyadi, S.Pd.,M.Pd, menjelaskan, pelaksanaan peragaan manasik haji yang diselenggarakan di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) Cabang Kabupaten Jayapura. Pelaksanaan manasik haji diikuti dari jenjang siswa TK, SD, MI, SMA dan MA.
Penyuluhan Kamtibmas dari Sat Binmas Polresta Jayapura Kota itu menyasar terhadap para pelajar yang duduk di bangku sekolah jenjang SMA. Karena para pelajar telah memasuki rentang usia masa kenakalan remaja.
Kepala SMA Negeri 4 Kota Jayapura Anton DJoko mengatakan opsi untuk membangun sekolah baru di wilayah Jayapura Selatan memang menjadi salah satu opsi yang harus dilakukan oleh pemerintah, terutama untuk mengurangi membludaknya siswa lulusan SMP di sekolah itu.
Dana Bosda ini diberikan khusus kepada siswa-siswi orang asli Papua Port Numbay. Hal itu dikarenakan sumber dana tersebut berasal dari alokasi anggaran dana khusus (Otsus) senilai Rp 6 miliar dengan pembagian Rp 4 Miliar untuk SMA dan Rp 2 miliar untuk SMK.
Tidak hanya bidang pendidikan, sektor pariwisata juga menjadi salah satu potensi yang dipromosikan oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui media tersebut. Khusus untuk bidang pendidikan ada beberapa potensi yang ditampilkan oleh Pemerintah Kota Jayapura seperti olahraga seni pembelajaran gasing, dan penampilan grup Marching Band dari SMAN 4 Jayapura.
Kepala Bidang SMA/SMK Kota Jayapura, Nurjaya mengatakan, melalui kegiatan itu pihaknya ingin memastikan, sebelum memasuki tahun ajaran baru tahun ini, Dapodik di semua satuan pendidikan SMA dan SMK sudah valid.
Kali ini, sosialisasi dilakukan DPRD Kota Jayapura di SMA YPK Diaspora dan SMK Negeri 3 Jayapura. Selain sosialisasi, dari kegiatan tersebut, DPRD mendapatkan berbagai masukan dari guru-guru, seperti di SMA Diaspora. Guru guru di sekolah ini, meminta dukungan DPRD, agar dibuatkan regulasi terkait penyerapan tenaga pengajar berlatar belakang ASN.
Kevin Imanuel Rumbino sebelumnya diketahui sebagai pelajar perwakilan Provinsi Papua yang menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2024, di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus lalu. Sehingga menarik perhatian Cenderawasih Pos untuk mengulik pengalamannya selama bertugas di IKN ini.
Pengibaran bendera merah putih di SMA YPPK Taruna Dharma (Katada) Kotaraja, pada 17 Agustus 2024 kemarin, sempat diwarnai insiden. Saat detik-detik pengibaran bendera merah putih oleh petugas pengibar bendera, tiba-tiba tali pengikat bendera terlepas dari ikatannya di bagian ujung tiang, sehingga bendera pun nyaris jatuh ke tanah.
Kegiatan yang digagas oleh Balai Bahasa Provinsi Papua melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) UKBI itu digelar selama dua hari yakni mulai 19-20 Agustus 2024 kemarin.
"Soal ini kan literasi dan numerasi, artinya soal ini mungkin juga tidak biasa ditemukan di kelas. Sehingga mereka mengalami kendala memaknai soal-soal. Sehingga jawabannya mungkin tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tapi ini menjadi bahan evaluasi buat sekolah untuk menjadi lebih baik," ujarnya.
“Besok mereka akan rapat koordinasi seluruh kepala Kepegawaian di Provinsi Papua. Mungkin hal-hal yang bersifat teknis akan dibahas disana, setelah itu mereka akan kembali, barulah kita keluarkan pedomannya,” ungkap Sekda Biak Markus Mansnembra Selasa (20/8) kemarin..
Kepala bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura, Nurjaya mengatakan, dari data yang dimiliki pihaknya rapor pendidikan pada satuan pendidikan SMA dan SMK di Kota Jayapura, dari tahun ke tahun mengalami progres yang baik.
Kepala Bidang SMA SMK Kota Jayapura, Nurjaya menjelaskan, program yang dilakukan pihaknya terutama yang berkaitan dengan peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia di jenjang SMA SMK di Kota Jayapura.
Salah satu Pemateri Jheyz Poatu menyatakan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda tentang risiko HIV/AIDS, metode pencegahan yang efektif, serta urgensi memberikan dukungan kepada individu yang terjangkit, sehingga pentingnya edukasi dini dalam upaya memerangi penyebaran HIV/AIDS.
Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilat mengatakan, kegiatan dengan melibatkan ribuan peserta didik dari berbagai sekolah di kota Jayapura merupakan bagian dari upaya pemerintah kota Jayapura untuk mengobarkan semangat dan rasa nasionalisme agar tertanam di jiwa generasi muda terutama para pelajar baik di tingkat SD SMP dan SMA SMK di wilayah kota Jayapura.
Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilat, yang dimintai tanggapannya mengaku sangat sedih dengan kondisi saat ini. Pasalnya meskipun pemerintah termasuk aparat TNI-Polri berjuang keras untuk memberantas peredaran narkotika, namun peredaran ini seperti sulit diberantas.
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan Fredy Wamu menyatakan dalam Pilkada ini tentunya suara dari pemilih pemula juga harus diperhitungkan karena jumlah mereka juga cukup banyak, khususnya untuk siswa SMA/SMK yang ada di 8 Kabupaten, sementara untuk mahasiswa di Jayawijaya cukup memadai dari beberapa kampus di Wamena
Setelah ditulis, Jangkung menyerahkan kertas itu kepada Maria yang masih berdiri di depan kelas dengan mata tertutup bersama rekan-rekannya. Sejenak siswi 17 tahun itu meraba dan membolak-balik kertas tersebut. Sekitar 10 detik kemudian, ’’Kaifa Haaluka,’’ ucap Maria perlahan. Jawaban Maria yang berarti ’apa kabar’ dalam bahasa Arab itu benar-benar tepat. Sesuai dengan yang ditulis koran ini sebelumnya.
Menurut Benedicta nantinya aka nada hari minum tablet tambah darah setelah bersepakat dengan kabupaten dan sekolah-sekolah khusus remaja-remaja putri yang ada di SMP dan SMA-SMK.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo menjelaskan bahwa ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk mengikuti penerapan terkait tek- nologi informasi dan komunikasi mengenai digitalisasi kependudukan.
"Prestasi non akademik yang diraih merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Untuk itu kami memberikan apresiasi kepada semua pemain dan juga perangkat pelatih," katanya.
Anton menyampaikan pihaknya saat ini masih membutuhkan dukungan pemerintah terhadap sarana pendukung. Pasalnya pasca gempa yang terjadi pada awal tahun 2023 lalu, beberapa bangun sekolah yang mengalami kerusakan.
Pemerintah Kota Jayapura, melalui dinas pendidikan mendorong sekolah-sekolah di supaya menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) sebagaimana aturan kurikulum baru yang diterapkan dari Kementerian Pendidikan.
Uskup Petrus Canisius Mandagi mengungkapkan, seminari adalah jantung dari keuskupan. ‘Mengapa dikatakan demikian, karena uskup dan para imam membuat keuskupan itu hidup seperti jantung. Karena melalui mereka,dirayakan ekaristi. Melalui uskup dan para imam orang diampuni dosanya dan seterusnya. Jantung keuskupan,’’ katanya.
Kepala Sekolah Negeri Khusus Olahraga Dance Nawipa mengatakan, perkembangan SKO sampai saat ini cukup baik. Adapun jumlah peserta didik melai dari kelas X-XII sebanyak 200 peserta. Jumlah ini sudah termasuk dengan peserta didik baru tahun akademik 2024 ini.
Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat melalui Kasat Lantas Polres Waropen Iptu Novita Fonataba dan dilanjutkan oleh Kaur Bin Opsnal Sat Lantas Aipda Deddy Ronsumbre menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para pelajar.
Dalam Pelaksanaannya PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor. S.Pd, MM yang melihat langsung para siswa dari Sekolah menegah pertama (SMP), yang akan melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Menengah Atas (SMA), dimana dipesankan agar siswa untuk belajar agar bisa meraih cita -cita yang luas dimana saja bisa bekerja sesuai dengan bidang masing -masing.
Kegiatan seleksi tahap pertama atau penjaringan diikuti oleh kurang lebih 729 peserta yang berasal dari seluruh SMK, SMA yang ada kota Jayapura. Kemudian butuh waktu dua hingga tiga bulan dilakukan seleksi tahap kedua pihaknya terjaring 86 peserta. Terus diseleksi lagi menjadi 36 peserta dengan waktu kurang lebih satu hingga dua bulan lamanya.
Peresmian gedung baru itu merupakan bukti dan komitmen Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Jayapura untuk ikut dalam mengisi pembangunan di tanah papua khususnya di Kota Jayapura dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berakhlak untuk mengisi roda pembangunan di Kota Jayapura.
Kepala BNNK Jayapura Arianto mengatakan, BNNK Jayapura ikut memberikan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya Narkoba saat MPLS, diantaranya di SMP Tarbiyatus Sibyan, SMAN 5 penerbangan Waibu, SMPN 6 Sentani, SMP YPPGI Sentani, SMA YPPK Asisi Sentani dan lainnya, termasuk di beberapa kampung di Kabupaten Jayapura.
Ia mengajak timnya menyambangi sekolah – sekolah dan itu dimulai dari SMA Gabungan Jayapura. Selain soal narkoba, miras, pihaknya juga menjelaskan soal kasus kekerasan serta ancamannya.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia, Provinsi Papua, Yopi Amos Bonay, mengatakan kedua pelajar itu lolos seleksi setelah mengikuti berbagai tahap ujian, meliputi keterampilan fisik, akademis, pengetahuan seputar Pancasila dan intelegiensia umum, psikotes, wawancara dan juga tes kesehatan.
Salahsatu permasalahan yang ditekankan adalah zonasi, dimana sejumlah pendaftar yang tinggal sesuai zonasi justru tak diterima di sekolah negeri tersebut. Mereka juga menduga, anak-anak yang diterima di SMA Negeri 1 Mimika kebanyakan adalah titipan pejabat dan orang-orang berduit yang tidak masuk dalam zonasi.
Kepala SMAN I Merauke Ringland Simanjuntak ditemui media ini seusai membuka MPLS tersebut mengungkapkan, MPLS yang dilakukan sekolah ini supaya segala suatu yang menjadi tanggungjawab anak-anak dan dapat menanamkan rasa kesetiakawanan, kebersmaaan dan ketaatan dalam melaksanakan tata tertib sekolah.
Kegiatan MPLS ini, tidak hanya berkenalan dengan beragam fasilitas sekolah yang ada, diajarkan mengenai kegiatan rutin sekolah, norma yang berlaku, budaya yang ada, serta tata tertib yang berlaku. Di sisi lain kegiatan MPLS ini kegiatan mengenalkan peserta didik kepada guru, kakak kelas, atau pun tenaga kependidikan lainnya.
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula SMAN 4 Jayapura telah berhasil menyampaikan beberapa materi yang penting. Salah satu materi yang sangat menarik perhatian peserta didik baru adalah penyuluhan “Penyalagunaan Narkotika” yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Papua.
Kepala Sekolah SMA Satria Jayapura, Salahudin mengaku hingga saat ini perserta didik baru yang mendaftar di sekolah itu baru 8 orang. Jumlah itu berasal dari, dua orang yang melakukan pendaftaran secara online dan enam orang dilakukan pendaftaran secara manual.
Kondisi itu dirasakan sekolah berikut ini yakni SMAN 7 Jayapura di Distrik Heram dan SMA 45 Jayapura di Distrik Japsel. Kedua sekolah tersebut masih membuka pendaftaran bagi perserta didik baru yang mau dan ingin melanjutkan sekolah di jenjang SMA.
Kegiatan penyuluhan diisi dengan workhop kelas inovasi, edukasi bahaya narkoba, membuat pojok impian, penandatanganan komitmen dan diakhiri dengan pawai membagikan stiker anti Narkoba.
Albertus Fiharsono mengungkapkan bahwa dalam draf peraturan gubernur Papua Selatan terkait pengelolaan pendidikan di Papua Selatan, salah satu pasal dimasukan untuk anak-anak yang masuk ke KPGN Khas Papua Merauke tersebut dengan ikatan dinas. Artinya, pembiayaan ditanggung oleh pemerintah daerah asal dan lulusannya nanti seluruhnya kembali ke daerah masing-masing untuk membangun pendidikan di daerahnya.
Tiap tahunnya penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk sekolah negeri selalu menjadi rebutan orang tua maupun para siswa. Salah satu sekolah negeri yang menjadi rebutan di Kota Jayapura adalah SMAN 4 Jayapura. Sekolah yang berlokasi di, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan ini selalu menjadi primadona bagi siswa SMP yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang menegah atas.
Menurut Eka, jumlah peserta didik baru yang melakukan pendaftaran di website resmi Sekolah SMAN 3 Jayapura berjumlah 210 siswa, kemudian yang mengikuti tes hanya 168 siswa. Ia menjelaskan pada tanggal, 10 Juni pihaknya menyelenggarakan tes CBT untuk siswa baru. Sementara tanggal 12 Juni sudah dilakukan pengumuman hasil tes dan 14-15 Juni dilakukan tes wawancara terhadap peserta yang dinyatakan lulus tes CBT.
Pemerintah Kota Jayapura diminta mengevaluasi menyeluruh terkait persoalan pendidikan di Jayapura terlebih momentum pendaftaran siswa baru. Pasalnya hampir setiap tahun ada saja masalah yang timbul. Mulai dari mahalnya biaya pendaftaran hingga zonasi yang hingga kini masih amburadul.
Adapun yang menjadi dasar permasalahan PPDB ini, karena perbandingan sekolah, antara jumlah sekolah SMA negeri dengan SMP di Japsel tidak berimbang. "Bayangkan SMP di Japsel ini banyak, kemudian SMA Negeri cuma satu, pastinya tidak imbang, apalagi masyarakat lebih mendominasi ingin sekolah negeri," kata Anton.
Untuk itu, dia meminta kepala sekolah di Kota Jayapura supaya menjadikan hal ini sebagai catatan penting agar dapat melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan kualitas di sekolah masing-masing. Inovasi yang dilakukan ini dapat mempengaruhi kualitas lembaga pendidikan, sehingga terjadi pemerataan terhadap mutu dan kualitas pendidikan itu.
Namun karena Ignasius Babaga bahwa untuk mengembalikan pengelolaan SMA-SMK ke provinsi tersebut maka yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 dan 107 tahun 2022. Karena itu, lanjut Ignasius Babaga, pihaknya menyuarakan agar dilakukan revisi terhadap kedua peraturan pemerintah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Natalis Mumpu, Amd,Sos menyatakan perang yang terjadi tak hanya melibatkan 2 suku saja tapi ada beberapa suku bahkan dari luar Jayawijaya, sehingga berimbas bagi siswa sekolah yang saat ini masuk pada tahun ajaran baru dari SD ke SMP, SMP Ke SMA/SMK, SMA,/SMK ke Perguruan tinggi .
Penghargaan diberikan atas Peran Aktifnya Dalam Program Pencegahan dan Pemberantasan , Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Perkusor Narkotika di sekolah. Penyerahan pengharaan dilakukan di sela kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional di Gedung Aula Rastra Samara Polda Papua, Kota Jayapura, Rabu (26/6).
Anton menjelaskan untuk pendaftaran ulang dilakukan beberapa tahap diantaranya tahap pertama dibuka untuk jalur afirmasi Port Numbay dan Putra Daerah. Kemudian jalur zonasi, dan hari terakhir jalur prestasi dan pindahan tugas atau mutasi.
Mereka ingin memastikan kejelasan nasib anak-anak mereka ke depan. Pasalnya puluhan orang tua siswa ini mulai khawatir karena anak-anak mereka terancam tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMA di tahun ini, karena persoalan yang dialami saat ini.
Dalam rangka persiapan pembangunan sekolah unggulan di Kabupaten Mimika, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola Dana kemitraan PT Freeport Indonesia melakukan survei ke beberapa sekolah.
Kepala Sekolah SMAN 4 Jayapura Anton Djoko yang dihubungi tadi malam mangatakan pihaknya telah menemui Ondoafi, dan pihak ondoafi berjanji membuka palang, Selasa kemarin, tapi sayangnya hingga malam palang belum juga dibuka.
Disampaikannya di kota Jayapura memiliki tujuh sekolah negeri, sehingga kata Musa jika semua siswa masuk ke sekolah Negeri memang tidak cukup. Tetapi sesuai dengan aturan harus disamaratakan baik itu negeri maupun swasta.
Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMAN 7 Jayapura, Marsiah Yuliana,S.Pd mengatakan bahwa pihaknya telah berbagai upaya dengan beragam program. Ia mengaku untuk saat ini SMA N 7 Jayapura belum terlalu banyak siswa yang terdaftar.
kepala SMP Negeri 3 Megapura di Distrik Asolokobal Ansgar Blasius Biru, S.Pd, M.Pd mengakui jika Pembagian raport hingga penerimaan siswa baru pada sejumlah sekolah yang ada pada 5 distrik tersebut terhambat. Sedikitnya terdapat 20 sekolah terdiri dari TK- PAUD hingga SMA tersebar pada 6 Distrik itu tak bisa melaksanakan beberapa agenda sesuai kalender pendidikan.
Namun, tidak sedikit dari para orang tua dan calon siswa masih belum mampu melakukan pendaftaran yang dibuka selama tiga hari ini. Seperti halnya yang kami amati di SMA Negeri 1 Biak Kota, ada sejumlah orang tua siswa menanyakan perihal proses pendaftaran secara online, yang membuat mereka justru belum bisa masuk pada link pendaftaran yang sudah disiapkan.
"Akan dibuat dalam kesepakatan, memberikan afirmasi prioritas kepada semua, berlaku kepada semua di wilayah adat yang lain di kota Jayapura. Sehingga semua berlaku dan prioritas untuk anak-anak pemilik ulayat sehingga ada keadilan,"kata Frans Pekey.
Dia mengatakan, siswa titipan ini kadang tidak lagi melihat sistem zonasi yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah. Misalnya yang bersangkutan sebenarnya tinggal di wilayah abepura tetapi yang bersangkutan juga diterima di SMA Negeri 4.
Menurut salah satu warga di sekitar sekolah tersebut yang namanya enggan dikorankan mengatakan bahwa pemalangan itu dilakukan sejak Sabtu pagi. Tapi pagi harinya hanya dipalang menggunakan kayu.
Ketua Panitia, Andri Patiung mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaring putra-putri terbaik yang nantinya dapat membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan destinasi pariwisata, seni, budaya dan ekonomi kreatif yang dimiliki oleh Kabupaten Mimika.
Meski jumlah pendaftar membludak, namun proses penerimaan peserta mengacu pada syarat utama, yaitu persyaratan jalur Zonasi, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, Jalur mutasi, atau perpindahan tugas.
Aksi ini dilakukan dengan menyasar sejumlah tempat disekitar lingkungan sekolah, seperti jalan raya disekitar sekolah, perumahan disekitar sekolah, kawasan pertokoan, hingga turun ke got dan selokan untuk membersihkan sampah.
Dia mengatakan aturan ini sebenarnya sudah berlaku dari beberapa tahun sebelumnya. Hanya perlu ditegaskan kembali agar sekolah-sekolah tidak melakukan kekeliruan atau kesalahan. Bahkan kata dia, kebijakan ini tidak berlaku saja di jenjang SMA tetapi juga SD SMP dan SMK.
Kepala Kantor BEI Papua Kresna A. Payokwa menjelaskan, Galeri Investasi Edukasi merupakan kerjasama edukasi pasar modal yang melibatkan 4 pihak yaitu BEI, SMA, Perguruan Tinggi dan perusahaan sekuritas.
Dalam pesannya Triwarno kepada 10 pelajar tersebut harus bisa menjaga nama baik, disiplin dan punya rasa tanggung jawab, karena sudah dipercaya dipilih untuk mengikuti seleksi Paskibra tingkat Provinsi Papua.
Sekolah ini terletak di Distrik Heram, Kota Jayapura. Sekolah ini juga tidak banyak dikenal, karena memang sejak didirikan, sekolah ini berstatus swasta, selain itu, siswa-siswi yang mendaftar di sekolah itu, terbilang cukup minim.
Sosialisasi Literasi digital berlansung selama tiga hari di sekolah yang berbeda yaitu; hari pertama, SMA YPBI Sion Samabusa, Kedua, SMA YPPGI Nabire dan ketiga, SMA Tabernakel Nabire pada Rabu-Jumat, 15-17 Mei 2024 dan sosialisasi ini lansung di mentori oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nabire, Yermias Degei sebagai narasumber.
Ini dilakukan Aiptu Jabal Nur bersama Aipda Paryanto yang melaksanakan program Polisi Mengajar yang kali ini dilakukan di SMA Negeri 2 Merauke. Pelaksanaan program Polisi Mengajar ini dimulai dari pukul 14.00 WIT hingga pukul 16.00 WIT dengan jumlah siswa sebanyak 31 orang.
Adapun sistem kelulusan menggunakan kurikulum merdeka belajar ini, setiap peserta didik khususnya kelas XII tidak lagi mengikuti ujian akhir berbasis komputer, dan penilaian lain seperti pada kurikulum K13, namun diganti dengan karya ilmiah.
Triwarno mengatakan, sebagai generasi muda yang baru saja lulus harus mampu menunjukkan inovasi, dedikasi dan prestasi untuk bangsa Indonesia, Papua khususnya Kabupaten Jayapura. Jika ada yang mau mengabdi untuk negara, tentu harus punya semangat dan dorongan yang kuat, sehingga apa yang di cita-citakan bisa terwujud dengan baik.
Sekolah-sekolah yang mengumumkan kelulusan siswanya tersebut adalah SMAN I Merauke, SMAN 2 Merauke, SMAN 3 Merauke, SMA YPPK Johanes 23 Merauke, SMA YPK Merauke SMKN I Merauke, SMKN 2 Merauke, SMKN 3 Merauke dan SMK Antonius Merauke.
Karena itu, dia juga berharap capaian persentase baik ini, bisa terjadi juga di lembaga pendidikan SD dan SMP se-Kota Jayapura. Menurutnya hal ini setidaknya telah menunjukkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Kota Jayapura selalu berada pada ranah barometer pendidikan di Papua. Tetapi juga di sisi lain, pendidikan yang tetap mengedepankan kualitas dan juga harus memiliki daya saing baik di tingkat regional, nasional dan juga global.
Masing-masing mereka memilih jurusan seperti, Kedokteran, Teknik Sipil, dan Psikologi serta beberapa jurusan lain di UGM. Selain di UGM ada juga di Unhas, UI, Unpad, dan Intitut pertanian Bogor (IPB), serta beberapa Universitas ternama lainnya di Indonesia.
Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan kegiatan pengumuman kelulusan yang dilakukan di salah satu hotel di Kota Jayapura itu, pihaknya juga mengakui bahwa sudah ada larangan dari PJ Walikota Jayapura melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh PJ Walikota Jayapura tahun 2023 lalu.
Kepala Sekolah SMA YPPK TB Cornelia Ragainaga, mengatakan penamatan ini bukanlah akhir dari perjuangan para siswa, namun ini adalah awal bagi mereka untuk melanjutkan perjuangannya ke jenjang perguruan tinggi. Untuk itu diharapkan penamatan ini disambut dengan suka cita, tanpa bereuforia secara berlebihan.
Ujian ini telah dilaksanakan sejak Rabu, 2 Mei 2024 dan dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 4 Mei 2024. Pemantau pelaksana UTBK 2024, Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof, Dr. Happy Lumban Tobing menjelaskan, selama pelaksanaannya mulai hari pertama sampai dengan hari ini berjalan lancar tanpa kendala.
Dari jumlah itu, ada beberapa sekolah yang pelaksanaan ujiannya masih menerapkan kurikulum 2013, ada juga sebagian sekolah yang menggunakan kurikulum merdeka, yaitu sekolah-sekolah penggerak, angkatan pertama sebanyak 547 orang.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Remain Gurik, S.Pd saat membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia mengatakan, dalam lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan bagi perjalanan Kemendikbudristek.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wamena Yosep Wibisono menyatakan senam bahagia yang ditampilkan ratusan siswa tersebut merupakan merupakan implementasi dari proyek penguatan Profil P5 dengan thema yang diambil bangunlah jiwa dan raganya dengan sub thema senam bahagia.
General Manager Consumer Business Telkomsel Region Maluku and Papua, Fajri Adi Firmansyah mengatakan, ini merupakan program tahunan yang diadakan oleh Ilmupedia Telkomsel bersama Ruangguru untuk memberikan wadah bagi siswa/siswi dalam mengasah kemampuan menyelesaikan soal-soal SNBT UTBK 2024.
Penanggung Jawab Cabor Bola Voli Pekan Olaharaga Pelajar SMA-SMK Papua Selatan Notje D. Syahailatua kepada wartawan mengungkapkan, untuk cabor bola voli ini untuk putra diikuti 11 tim, sedangfkan untuk putri 9 tim.
Karena itu, SMA Negeri 7 ini secara resmi mulai beroperasi dengan statusnya yang baru mulai tahun ajaran baru 2024 ini. Karena itu dia berharap dengan hadirnya SMA Negeri 7 Kota Jayapura ini, menambah jumlah SMA Negeri di Kota Jayapura, khususnya di wilayah Distrik Heram.
Pekan Olahraga Pelajar ini sebagai iven perdana yang diselenggarakan setelah Papua Selatan dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Tujuannya sebagai sarana evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan olahraga pelajar di daerah Papua Selatan menuju Pra Popnas tahun 2024 dan Popnas tahun 2025.
Padahal di Kompleks tersebut terdapat berbagai fasilitas umum, salah satunya sekolah SMAN 4 Jayapura. Namun sayangnya seakan bukan sesuatu yang menjadi perlu untuk diperhatikan.