Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata (Dispar) mulai membangun sejumlah infrastruktur di berbagai destinasi wisata pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, menegaskan pentingnya dukungan dan keterlibatan aktif dari 14 kampung adat dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata di Kota Jayapura. Hal ini dinilai kru
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat lokal sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata. Pada tahun 2026 ini, berbagai pelatihan intensif digencarkan, khu
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan Kampung Yobeh merupakan salah satu kampung adat yang memiliki kekayaan budaya bernilai tinggi dan diminati wisatawan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, menjelaskan bahwa panitia saat ini tengah menyusun tahapan demi tahapan secara matang dengan melibatkan alumni Tan & Monj. Keterlibatan al
Bupati Markus O. Mansnembra mengatakan, percepatan pembangunan disektor pariwisata perlu sinergitas dan keterlibatan semua unsur terkait, salah satunya masyarakat lokal setempat seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Bupati Markus Mansnembra dalam kesempatan itu mengajak seluruh media atau wartawan untuk bersama-sama mendorong mempromosikan berbagai destinasi pariwisata Kabupaten Biak Numfor. Ia menilai, bahwa untuk mengangkat brandi
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah daerah guna mendukung aksesibilitas masyarakat.
Keterlibatan masyarakat khususnya lagi Orang Asli Papua (OAP) dalam pengelolaan, salah satunya dilakukan melalui pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Baik masyarakat maupun komunitas-komunitas dinilai sebagai s
Bupati menjelaskan, rangkaian kegiatan Festival Danau Sentani direncanakan mulai berjalan pada minggu pertama bulan Juli, dengan melibatkan pelaku UMKM dari seluruh distrik. Setiap distrik akan diberi ruang untuk menampi