JAYAPURA – Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury menjelaskan bahwa Pemilihan Tan Monj Port Numbay 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membina generasi muda yang berwawasan pariwisata dan budaya. Menurut Richard, ajang tersebut tidak hanya mencari putra-putri terbaik daerah, tetapi juga menyiapkan duta pariwisata yang kompeten, berkarakter, memiliki kemampuan komunikasi, serta memahami potensi wisata dan budaya Kota Jayapura.
“Tan Monj bukan sekadar ajang pemilihan biasa, tetapi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan duta pariwisata yang kompeten, berkarakter, memiliki etika, kemampuan komunikasi, serta wawasan luas tentang pariwisata dan budaya Kota Jayapura,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep utama Pemilihan Tan Monj tahun ini menitikberatkan pada empat poin penting, yakni pembinaan dan edukasi, pelestarian budaya dan kearifan lokal, promosi digital dan branding daerah, serta kolaborasi dan sinergi. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengambil peran aktif dalam pengembangan dan promosi pariwisata daerah di era digital. Richard berharap para finalis nantinya tidak hanya tampil di atas panggung saat malam grand final, tetapi benar-benar mampu menjadi motor penggerak promosi wisata dan budaya Kota Jayapura.
“Harapannya, generasi muda tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak promosi wisata dan budaya Kota Jayapura,” katanya.
JAYAPURA – Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury menjelaskan bahwa Pemilihan Tan Monj Port Numbay 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membina generasi muda yang berwawasan pariwisata dan budaya. Menurut Richard, ajang tersebut tidak hanya mencari putra-putri terbaik daerah, tetapi juga menyiapkan duta pariwisata yang kompeten, berkarakter, memiliki kemampuan komunikasi, serta memahami potensi wisata dan budaya Kota Jayapura.
“Tan Monj bukan sekadar ajang pemilihan biasa, tetapi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan duta pariwisata yang kompeten, berkarakter, memiliki etika, kemampuan komunikasi, serta wawasan luas tentang pariwisata dan budaya Kota Jayapura,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep utama Pemilihan Tan Monj tahun ini menitikberatkan pada empat poin penting, yakni pembinaan dan edukasi, pelestarian budaya dan kearifan lokal, promosi digital dan branding daerah, serta kolaborasi dan sinergi. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengambil peran aktif dalam pengembangan dan promosi pariwisata daerah di era digital. Richard berharap para finalis nantinya tidak hanya tampil di atas panggung saat malam grand final, tetapi benar-benar mampu menjadi motor penggerak promosi wisata dan budaya Kota Jayapura.
“Harapannya, generasi muda tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak promosi wisata dan budaya Kota Jayapura,” katanya.