Tata Kelola Objek Wisata Berbasis Masyarakat Diperkuat

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Pariwisata setempat memperkuat tata kelola objek wisata berbasis masyarakat lokal. “Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya setempat,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury di Jayapura, Sabtu.

Menurut Nahumury, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sektor pariwisata di daerah ini pihaknya terus melaksanakan berbagai upaya seperti pelatihan tata kelola objek wisata bagi masyarakat di 10 kampung adat. “Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata,” ujarnya.

Dia menjelaskan yang terpenting adalah meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) guna menciptakan destinasi wisata yang aman dan bersih sehingga menarik lebih banyak pengunjung. “Melalui pengelolaan yang profesional, sektor ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat kampung,” tegasnya.

Baca Juga :  Lakukan Evaluasi Menyeluruh Untuk Perbaikan di 2024

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Pariwisata setempat memperkuat tata kelola objek wisata berbasis masyarakat lokal. “Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya setempat,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury di Jayapura, Sabtu.

Menurut Nahumury, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sektor pariwisata di daerah ini pihaknya terus melaksanakan berbagai upaya seperti pelatihan tata kelola objek wisata bagi masyarakat di 10 kampung adat. “Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata,” ujarnya.

Dia menjelaskan yang terpenting adalah meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) guna menciptakan destinasi wisata yang aman dan bersih sehingga menarik lebih banyak pengunjung. “Melalui pengelolaan yang profesional, sektor ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat kampung,” tegasnya.

Baca Juga :  Sambut Walikota Baru, 800 Pekerja Siap Cat Median Jalan 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya