Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi tersebut, dimana kejadian berawal saat pelaku FM yang dalam dipengaruhi minuman keras bersama teman-temannya mendatangi mendatangi sekertariat PPD Wouma dan melakukan pemukulan terhadap anggota PPS Distrik Wouma atas nama Huber Lagoan.
 Hal ini bukanlah rahasia bagi warga khususnya untuk Distrik Wamena kota dan Hubikiak sebab apa yang diperlihatkan kepada masyarakat sangat nyata dan tidak dilakukan secara sembunyi –sembuyi, mulai dari keterlambatan pendistribusian logistic seperti yang terjadi di wilayah Distrik atau Kecamatan Wamena kota yang memiliki 3 Kelurahan hingga mengakibatkan molornya waktu pelaksanaan pencoblosan dan perhitungan suara.
Ketua Bawaslu Kabupaten Jayawijaya Kilion Wenda menegaskan setelah diikuti pemungutan dan perhitungan suara, 14 Februari kemarin khususnya di Wilayah Kelurahan Wamena kota Sinapuk dan Sinakma yang menggunakan one man one vote dalam pelaksanaannya agak kacau karena TPS tidak dibangun sesuai titik koordinat yang diberikan ke KPU.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan sejak pagi pihaknya sudah keliling dari TPS ke TPS dalam Kota Wamena dan dijumpai untuk pendistribusian logistik terlambat, seperti yang terjadi di wilayah Wamena kota dan memang sampai dengan pukul 01.00 wit belum semuanya di distribusikan.
Pengadilan menyatakan bahwa Kopi Tua terbukti secara sah melakukan tindakan pidana pembunuhan berencana dan kejahatan di muka umum. Iapun dijatuhi hukuman 13 tahun pidana penjara.
PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai,S.IP, M.A.P mengakui jika apa yang Tuhan sudah berikan kepada kita yang hidup di Wilayah Pegunungan oleh karena itu usaha ternak lebah madu merupakan usaha yang mulia karena dari sisi agama baik dalam Alkitab Maupun Alquran madu disebutkan secara khusus yang berarti bahwa madu merupakan pemberihan Tuhan yang bermakna bagi manusia.
Gedung sekretariat yang berlantai dua dan berada di sisi kiri Kantor Kementrian agama tersebut diresmikan oleh PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM dan pemotongan pita dilakukan oleh Ibu Ellis Andi Sumule, dan Yang membuka pintu gedung tersebut Ketua FKUB Kabupaten Jayawijaya Pastor Kornelis Kopong. Pr Sabtu (10/2/2024) di Wamena
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK mengakui jika dimana dari hasil pengembangan terhadap SG diketahui bahwa pemilik tanaman ganja tersebut ditanam oleh pelaku AG dan OG. Oleh karena itu saat ini pihaknya sedang berupapaya untuk melakukan pengejajaran kepada dua pelaku utama yang menanam narkotika Golongan !
8 batang pohon ganja yang berukuran tinggi 1,65 meter itu bertumbuh dengan di sebuah lading. Temuan ini juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan masyarakat menolak miras dan Narkotika ganja yang dideklarasikan pasca perdamaian bentrok antara wasga lanny Jaya dan Suku Walak di Musaima kemarin.
Audiensi berlangsung di ruangan Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, diikuti Penjabat (pj) Bupati Jayawijaya, Dr.Sumule Tumbo, SE, MM, Kadis Perindag Jayawijaya, Lukas Kossay bersama dengan Pelaku Usaha Pengelola Subsidi Angkutan Udara di Wamena.