Kapolres Merauke, AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasi Humas Polres Merauke, AKP Ahmad Nurung, SH didampingi KBO Satuan Reskrim Ipda Eko Irianto, SE, mengungkapkan, dalam satu bulan terakhir ini, sebanyak 21 unit motor curian berhasil diamankan dari berbagai tempat, dengan 7 terduga pelaku.
Setelah mengamankan 11 motor hasil curian beberapa waktu lalu, Opsnal Reserse Kriminal Polres Merauke kembali berhasil mengamankan 5 unit motor curian, Jumat (25/2) malam.
Polsek Muara Tami berhasil mengamankan 2 pelaku curanmor beserta barang bukti 2 unit motor yang diyakini hasil curanmor. Pasalnya kedua motor ini sama – sama tidak memiliki kunci kontak alias hanya bermodal sambung kable untuk bisa jalan.
Pekan kemarin Polresta Jayapura Kota berhasil meringkus satu pelaku curanmor kelas kakap di Jayapura. Namun jika dilihat dari rekam jejaknya, bisa juga ia disebut sebagai pelaku nomor satu dalam hal curanmor di kota ini. Bagaimana tidak ia sendiri lupa sudah berada unit kendaraan yang sudah dieksekusi sangking banyaknya.
“Kita berikan kemudahan kepada masyarakat yang merasa kehilangan motornya dengan mengirimkan nomor mesin dan nomor rangka dari 21 kendaraan itu ke Polres jajaran, kalau ada yang cocok, bisa menghubungi Polres Yalimo,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos via selulernya, Rabu, (22/2), kemarin.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK mengaku pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap pengungkapan komplotan pencurian sepeda motor dengan 11 barang bukti tersebut. ‘’Masih terus kita kembangkan. Mudah-mudahan kita bisa ungkap yang lebih besar lagi,’’ tandas Kapolres, ditemui Rabu (22/2).
Kepolisian Resor Merauke melalui Tim Rajawali 01 berhasil mengungkap komplotan pencurian sepeda motor (Curanmor) yang meresahkan warga selama ini dengan meringkus 5 pelaku Curanmor tersebut.
Kapolres Yalimo, Kompol Rudolof Yabansabra, SH, MH membenarkan adanya penemuan 21 kendaraan bermotor dua yang merupakan hasil kejahatan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom yang dibawa lari ke Wilayah Yalimo, namun dalam perjalanan, kendaraan ini terjebak lumpur di jalan trans Papua Wamena– Jayapura.
Kejadian penjambretan ini terjadi pada 15 Februari sekira pukul 11.00 WIT di Jl Ardipura Polimak dimana saat itu seorang wanita terlihat sedang mengejar pelaku sambil berteriak jambret. Karena gagal iapun membuat laporan polisi.
Dari aksi yang dilakukan sejak tahun 2012 ini, pria berusia 40 tahun ini diperkirakan sudah mengeksekusi motor hampir 100 unit. Hanya untuk saat ini baru 19 unit yang bisa disita.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon menyampaikan bahwa Lois Toti selama ini sudah menjadi target pihak kepolisian sebab ada sejumlah laporan polisi yang dilaporkan. Ia sendiri baru berhasil diungkap 2 Januari 2023 dan terus dikembangkan.