Korban diketahui bernama Abdul Rozas (29). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke, korban diduga terjatuh sekira pukul 01.30 WIT saat hendak menuju kamar kecil (toilet) untuk buang air kecil
Anton dalam keterangan mengatakan kegiatan Siaga SAR Khusus itu dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri. Guna memberikan pelayanan
Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT dan langsung melakukan pencarian. Pada pukul 15.45 WIT, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan pencarian dengan metode penyelama
Kepala Basarnas Jayapura, Anton Sucipto berharap masyarakat untuk tidak memancing atau beraktivitas di sungai atau kali yang berpotensi ada hewan buas seperti buaya dan lainnya.
”Sehingga pada malam ini saya selaku kepala Basarnas, selaku SAR Coordinator mendeklir bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat PK-THT saya nyatakan selesai,” kata dia tegas.
Hilman mengaku selama di Makassar mendapatkan pelayanan terbaik dan informasi-informasi yang akurat. Dia juga mengaku telah memberanikan diri untuk datang dengan perjalanan 2,5 jam dari bandara dan perjalanan satu jam me
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto mengkonfirmasi identitas korban. Jenazah berusia 43 tahun itu ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di kedalaman 200 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Evakuasi jenazah Deden
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Makassar Andi Sultan menyampaikan bahwa pihaknya kembali membagi tim menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Termasuk SRU yang melaksanakan evakuasi jenazah korban berjeni
Tim SAR Gabungan menemukan jenazah Florencia pada Senin (19/1). Jenazah itu terdata sebagai korban kedua yang ditemukan. Sehari sebelumnya (18/1), Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah korban berjenis kelamin laki-laki
Kadir, anggota Polsek Sota melaporkan kejadian dugaan orang hilang ini sambil menceritakan kronologi kejadian bahwa awalnya korban Gabriel Mahuze bersama 7 rekannya melaksanakan aktifitas berburu pada hari Sabtu (27/12) dini hari sekira pukul 00.10 WIT.
Wali Kota Abisai Rollo menekankan bahwa kondisi geografis Kota Jayapura yang didominasi wilayah pesisir dan perbukitan, ditambah dengan curah hujan yang tinggi, menjadikan daerah ini memiliki tingkat kerawanan bencana ya
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Robert Rouw menyatakan bencana banjir yang terjadi awal tahun ini di Wamena merupakan yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir, sehingga untuk mengantisipasi langkah pertolongan pertama dil
"Korban berangkat dari Kampung Kendate sekitar pukul 03.00 WIT untuk memancing. Namun hingga pagi hari, korban tidak kembali. Rekannya menemukan perahu korban masih menyala, tetapi korban tidak ada di tempat," jelas Anto
Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka menuturkan, dalam operasi pencarian tersebut, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam korban banjir bandang. "Dari enam korban yang ditemukan, satu orang dikembalikan
Total ada 510 personel gabungan yang diterjunkan untuk melakukan pencarian tahap ketiga terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun yang dinyatakan hilang pada (18/12/2024). Ratusan person
Belum lagi ia diduga dalam pengaruh minuman keras dan sebagian tubuhnya ada yang sudah menggantung ke luar selasar. Jika terjatuh maka besar kemungkinan ia akan tewas. Untungnya pihak hotel juga kooperatif dan memberi ruang kepada petugas tim Sar, tim Damkar, tim Tagana hingga aparat keamanan untuk berkolaborasi melakukan aksi menyelamatan.
Anton menambahkan, penerimaan pegawai Basarnas tahun ini dibuka untuk pelamar dengan jenjang pendidikan SMA sampai D3. Untuk pegawai rescuer ada kualifikasi atau persyaratan khusus seperti sertifikat renang dan lainnya.
Kasus kecelakaan orang tenggelam ini lebih disebabkan karena kelalaian masyarakat atau pengunjung pantai. Padahal pemerintah sudah mengeluarkan larangan mandi kepada para pengunjung saat berwisata disepanjang pantai Holtekamp itu. "Dari jembatan merah sepanjang pantai ini ke sana, tidak boleh mandi, ini sangat berbahaya"katanya.
"Menurut data kami, mulai tahun 2018 sampai saat ini, orang tenggelam dari Pantai Base G sampai di Pantai Holtekamp itu sudah 18 kasus. 15 kasus berakhir kematian, sementara tiga saja yang selamat," kata Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Jayapura, Marinus B. Ohoirat, Senin, (27/11).