Saturday, January 17, 2026
24.9 C
Jayapura

Biaya PSU Papua Rp 165,9 Miliar

“Kami tidak mentolerir sekecil apa pun pelanggran-pelanggaran yang dilakukan ASN,” tegasnya. Sementara itu, Wamendagri Ribka Haluk mengatakan kedatangannya untuk memastikan pelaksanaan PSU di Papua yang salah satunya menghadiri rapat koordinasi terkait kesiapan pelaksanaan PSU yang dilanjutkan dengan penandatanganan NPHD.

“Jika sudah dilakukan penandatanganan NPHD itu artinya dukungan dana sudah pasti,” kata mantan Pj Gubernur Papua Tengah ini.

“Kami memastikan bahwa pelaksanaan PSU di Papua untuk dukungan dana yang bersumber dari dana APBD sudah siap pelaksanaan PSU pada 6 Agustus mendatang,” sambungnya.

Adapun yang menjadi atensi Mendagri kata Ribka yaitu melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam hal ini gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. “Terkait dengan anggaran tidak ada bantuan dari pusat, bersumber dari APBD,” kata Ribka.

Baca Juga :  Dibubarkan Paksa, Pendemo Gagal Sampai ke DPRP

Sekadar diketahui, penandatanganan tersebut dilakukan bersama KPU, Bawaslu, Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih yang disaksikan langsung Wamendagri Ribka Haluk di lantai 4 kantor gubernur. Dari data Pemprov Papua, skenario pembiayaan PSU yaitu dilakukan pemetaan terhadap sumber-sumber anggaran yang sesuai regulasi dan strategi pemenuhan kebutuhan optimalisasi sumber anggaran dari APBD Tahun 2025, hasil efisiensi, DPA Kesbangpol, penggunaan dana Silpa, BTT, peggunaan PAD dan dana penyertaan modal. (el/ade)

Data Pemprov Papua untuk pendanaan PSU Papua

Penyelenggara Pengajuan Pembahasan I Pembahasan II Silpa Kebutuhan

KPU Papua Rp 167 M Rp109,9 M Rp 93 M Rp 47,9 M Rp 45 M
Bawaslu Rp 151 M Rp42,6 M Rp38,9 M Rp7 M Rp31,9 M
Polda Papua Rp42,2 M Rp22 M Rp20 M – Rp20 M
Kodam Rp32 M Rp15 M Rp 14 M – Rp14 M

Baca Juga :  Pemprov Dorong Pelaku UMKM Papua Masuk e-Katalog Lokal

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

“Kami tidak mentolerir sekecil apa pun pelanggran-pelanggaran yang dilakukan ASN,” tegasnya. Sementara itu, Wamendagri Ribka Haluk mengatakan kedatangannya untuk memastikan pelaksanaan PSU di Papua yang salah satunya menghadiri rapat koordinasi terkait kesiapan pelaksanaan PSU yang dilanjutkan dengan penandatanganan NPHD.

“Jika sudah dilakukan penandatanganan NPHD itu artinya dukungan dana sudah pasti,” kata mantan Pj Gubernur Papua Tengah ini.

“Kami memastikan bahwa pelaksanaan PSU di Papua untuk dukungan dana yang bersumber dari dana APBD sudah siap pelaksanaan PSU pada 6 Agustus mendatang,” sambungnya.

Adapun yang menjadi atensi Mendagri kata Ribka yaitu melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam hal ini gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. “Terkait dengan anggaran tidak ada bantuan dari pusat, bersumber dari APBD,” kata Ribka.

Baca Juga :  Tahun ini, Dana Pilkada Disalurkan Satu Tahap

Sekadar diketahui, penandatanganan tersebut dilakukan bersama KPU, Bawaslu, Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih yang disaksikan langsung Wamendagri Ribka Haluk di lantai 4 kantor gubernur. Dari data Pemprov Papua, skenario pembiayaan PSU yaitu dilakukan pemetaan terhadap sumber-sumber anggaran yang sesuai regulasi dan strategi pemenuhan kebutuhan optimalisasi sumber anggaran dari APBD Tahun 2025, hasil efisiensi, DPA Kesbangpol, penggunaan dana Silpa, BTT, peggunaan PAD dan dana penyertaan modal. (el/ade)

Data Pemprov Papua untuk pendanaan PSU Papua

Penyelenggara Pengajuan Pembahasan I Pembahasan II Silpa Kebutuhan

KPU Papua Rp 167 M Rp109,9 M Rp 93 M Rp 47,9 M Rp 45 M
Bawaslu Rp 151 M Rp42,6 M Rp38,9 M Rp7 M Rp31,9 M
Polda Papua Rp42,2 M Rp22 M Rp20 M – Rp20 M
Kodam Rp32 M Rp15 M Rp 14 M – Rp14 M

Baca Juga :  Hadapi Perubahan Iklim, Siap Siaga Hadapi Bencana

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya