De Red FC mencoba bangkit dan mengejar ketertinggalan. Namun, Persipura justru kembali mendapatkan keuntungan. Pada menit ke-64, pemain belakang De Red FC, El Burji, melakukan gol bunuh diri. Kemenangan ini mulai mendongkrak posisi Persipura dari peringkat delapan ke peringkat empat dengan koleksi 4 poin. Sekaligus menjadi motivasi bagi pasukan Mutiara Hitam untuk menatap laga selanjutnya.
Pelatih kepala, Regi Aditya mengucap syukur, akhirnya mereka bisa meraih kemenangan perdana mereka. Ia juga melayangkan pujian kepada seluruh pemain menemukan kembali ciri khas mereka. “Pemain sudah bisa kendalikan situasi yang beberapa minggu belakangan ini mungkin mereka kurang confidence, akhirnya mereka bisa keluar dari situasi itu. Jadi ini akumulatif yang begitu luar biasa,” ungkap Regi usai laga.
“Masih banyak hal-hal yang harus kita perbaiki. Tetapi sekali lagi, saya mengucapkan banyak terima kasih untuk kerja keras dari semua elemen yang ada dalam tim. Pemain, staf pelatih, official, manajemen, masyarakat Papua yang begitu luar biasa. Sekali lagi, ini kemenangan kita bersama,” ujarnya.
Regi juga membeberkan rahasia di ruang ganti setelah kalah jumlah pemain pada babak pertama. Menurutnya, ia hanya melakukan perubahan kecil. Selebihnya, pemainlah yang memberikan lebih di dalam lapangan.
“Babak kedua saya sedikit berubah untuk kita bermain low block defense. Karena kekurangan jumlah pemain tentunya kita harus lebih wise, bijaksana bagaimana bermain. Jadi saya pikir, dengan 10 pemain tadi, strategi dan taktik saya bisa berjalan bukan karena saya, tetapi karena kinerja pemain yang begitu luar biasa. Kerja keras, mau lebih berlari, mau lebih untuk kita bisa comeback,” pungkasnya. (eri/ade).
De Red FC mencoba bangkit dan mengejar ketertinggalan. Namun, Persipura justru kembali mendapatkan keuntungan. Pada menit ke-64, pemain belakang De Red FC, El Burji, melakukan gol bunuh diri. Kemenangan ini mulai mendongkrak posisi Persipura dari peringkat delapan ke peringkat empat dengan koleksi 4 poin. Sekaligus menjadi motivasi bagi pasukan Mutiara Hitam untuk menatap laga selanjutnya.
Pelatih kepala, Regi Aditya mengucap syukur, akhirnya mereka bisa meraih kemenangan perdana mereka. Ia juga melayangkan pujian kepada seluruh pemain menemukan kembali ciri khas mereka. “Pemain sudah bisa kendalikan situasi yang beberapa minggu belakangan ini mungkin mereka kurang confidence, akhirnya mereka bisa keluar dari situasi itu. Jadi ini akumulatif yang begitu luar biasa,” ungkap Regi usai laga.
“Masih banyak hal-hal yang harus kita perbaiki. Tetapi sekali lagi, saya mengucapkan banyak terima kasih untuk kerja keras dari semua elemen yang ada dalam tim. Pemain, staf pelatih, official, manajemen, masyarakat Papua yang begitu luar biasa. Sekali lagi, ini kemenangan kita bersama,” ujarnya.
Regi juga membeberkan rahasia di ruang ganti setelah kalah jumlah pemain pada babak pertama. Menurutnya, ia hanya melakukan perubahan kecil. Selebihnya, pemainlah yang memberikan lebih di dalam lapangan.
“Babak kedua saya sedikit berubah untuk kita bermain low block defense. Karena kekurangan jumlah pemain tentunya kita harus lebih wise, bijaksana bagaimana bermain. Jadi saya pikir, dengan 10 pemain tadi, strategi dan taktik saya bisa berjalan bukan karena saya, tetapi karena kinerja pemain yang begitu luar biasa. Kerja keras, mau lebih berlari, mau lebih untuk kita bisa comeback,” pungkasnya. (eri/ade).