Lebih mengkhawatirkan, paparan plastik ini bisa berdampak hingga tiga generasi. Seperti yang dikemukakan ahli kesehatan Philip J. Landrigan, bahan kimia dari plastik yang masuk ke tubuh ibu hamil dapat terekspos ke ibu, anak, hingga sel reproduksi yang ada di dalam janin, yang berarti cucu pun bisa terdampak.
Pihaknya memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat untuk meminimalkan risiko.Antara lain mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membawa botol minum serta tas belanja sendiri, mengurangi konsumsi pakaian berbahan sintetis/poliester, mengonsumsi makanan anti-inflamasi seperti kunyit dan makanan kaya antioksidan dan rutin berolahraga seperti Tai Chi untuk membantu metabolisme tubuh. (rmt)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Lebih mengkhawatirkan, paparan plastik ini bisa berdampak hingga tiga generasi. Seperti yang dikemukakan ahli kesehatan Philip J. Landrigan, bahan kimia dari plastik yang masuk ke tubuh ibu hamil dapat terekspos ke ibu, anak, hingga sel reproduksi yang ada di dalam janin, yang berarti cucu pun bisa terdampak.
Pihaknya memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat untuk meminimalkan risiko.Antara lain mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membawa botol minum serta tas belanja sendiri, mengurangi konsumsi pakaian berbahan sintetis/poliester, mengonsumsi makanan anti-inflamasi seperti kunyit dan makanan kaya antioksidan dan rutin berolahraga seperti Tai Chi untuk membantu metabolisme tubuh. (rmt)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q