PT Petrosea- Distrik Mimika Baru Kolaborasi Kembangkan RTH Strategis

MIMIKA – Langkah nyata pelestarian lingkungan di jantung Kabupaten Mimika resmi dimulai. PT Petrosea Tbk bersinergi dengan Pemerintah Distrik Mimika Baru untuk mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

Komitmen ini dikukuhkan melalui penandatanganan kerja sama (MoU) oleh CSR Superintendent PT Petrosea Tbk, Aditya Ramadhana Djaja, dan Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Rabu (15/4).

Proyek perdana akan difokuskan pada area publik di Jalan Cenderawasih, tepat di depan kantor PT Petrosea Tbk, seberang Bundaran Mimika Smart City.

Aditya Ramadhana Djaja menegaskan bahwa proyek ini merupakan manifestasi kepatuhan perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Menurutnya, perusahaan tidak hanya mengejar profit, tetapi harus tumbuh bersama masyarakat di wilayah operasionalnya.

Baca Juga :  BTM Raih Penghargaan Top Leaders Award 2022

“Nah, kita lihat kita di area ring satu kita, salah satunya di SP 2 ini, apa namanya, Ruang Terbuka Hijau ini menjadi hal yang penting di seluruh Indonesia, termasuk di Timika ini,” jelas Aditya.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan RTH menjadi wadah krusial untuk menjaga lingkungan agar tidak tercemar.

MIMIKA – Langkah nyata pelestarian lingkungan di jantung Kabupaten Mimika resmi dimulai. PT Petrosea Tbk bersinergi dengan Pemerintah Distrik Mimika Baru untuk mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

Komitmen ini dikukuhkan melalui penandatanganan kerja sama (MoU) oleh CSR Superintendent PT Petrosea Tbk, Aditya Ramadhana Djaja, dan Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Rabu (15/4).

Proyek perdana akan difokuskan pada area publik di Jalan Cenderawasih, tepat di depan kantor PT Petrosea Tbk, seberang Bundaran Mimika Smart City.

Aditya Ramadhana Djaja menegaskan bahwa proyek ini merupakan manifestasi kepatuhan perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Menurutnya, perusahaan tidak hanya mengejar profit, tetapi harus tumbuh bersama masyarakat di wilayah operasionalnya.

Baca Juga :  Datangkan 300 Personel Brimob Mabes Polri 

“Nah, kita lihat kita di area ring satu kita, salah satunya di SP 2 ini, apa namanya, Ruang Terbuka Hijau ini menjadi hal yang penting di seluruh Indonesia, termasuk di Timika ini,” jelas Aditya.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan RTH menjadi wadah krusial untuk menjaga lingkungan agar tidak tercemar.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya