Menurutnya, bagi pasien yang sulit mencapai target kolesterol dengan terapi statin tunggal atau memiliki kekhawatiran terhadap efek samping statin dosis tinggi, pendekatan kombinasi statin dan ezetimibe dapat menjadi pilihan. “Bagi pasien yang sulit mencapai target dengan terapi statin tunggal konvensional, atau memiliki kekhawatiran terhadap efek samping statin dosis tinggi, pendekatan jalur ganda atau dual-pathway berbasis kombinasi statin dan ezetimibe dapat menjadi pilihan yang efektif,” ujar dr. Wicak. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurutnya, bagi pasien yang sulit mencapai target kolesterol dengan terapi statin tunggal atau memiliki kekhawatiran terhadap efek samping statin dosis tinggi, pendekatan kombinasi statin dan ezetimibe dapat menjadi pilihan. “Bagi pasien yang sulit mencapai target dengan terapi statin tunggal konvensional, atau memiliki kekhawatiran terhadap efek samping statin dosis tinggi, pendekatan jalur ganda atau dual-pathway berbasis kombinasi statin dan ezetimibe dapat menjadi pilihan yang efektif,” ujar dr. Wicak. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q