Gara-Gara Tak Mau Mandi, Siswi SMP di Semarang Ini Dibakar Pamannya

“Kami melakukan atensi dan intervensi terhadap korban. Pertama, kami koordinasi dengan DP3A terkait perlindungan perempuan dan anak karena korbannya masih di bawah umur,” jelasnya. Siwi menambahkan, korban sempat dirawat di rumah sakit swasta namun tidak ter-cover BPJS sehingga perawatan terhenti. Pemkot kemudian memfasilitasi rujukan ke RSWN agar korban mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan pemeriksaan, korban mengalami luka bakar sekitar 30 persen di lengan kanan hingga punggung. “Makanya kita evakuasi karena takutnya luka rentan dengan bakteri dan virus,” ujarnya. (kmp/nur)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Asmat Dilaporkan KLB DBD, Dinkes Papua Segera Turunkan Tim

“Kami melakukan atensi dan intervensi terhadap korban. Pertama, kami koordinasi dengan DP3A terkait perlindungan perempuan dan anak karena korbannya masih di bawah umur,” jelasnya. Siwi menambahkan, korban sempat dirawat di rumah sakit swasta namun tidak ter-cover BPJS sehingga perawatan terhenti. Pemkot kemudian memfasilitasi rujukan ke RSWN agar korban mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan pemeriksaan, korban mengalami luka bakar sekitar 30 persen di lengan kanan hingga punggung. “Makanya kita evakuasi karena takutnya luka rentan dengan bakteri dan virus,” ujarnya. (kmp/nur)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Asmat Dilaporkan KLB DBD, Dinkes Papua Segera Turunkan Tim

Berita Terbaru

Artikel Lainnya