Sejauh ini, Tim SAR Gabungan sudah menyerahkan 11 bodypack atau kantong jenazah kepada Tim DVI di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Dari 11 bodypack itu, Basarnas telah mendapat informasi bahwa seluruhnya merupakan 10 jenazah. Sehingga berkesesuaian dengan jumlah korban dalam manifest penerbangan.
Saat kecelakaan terjadi, pesawat tersebut sedang dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Dalam penerbangan itu turut serta 7 orang kru, termasuk pilot dan kopilot. Selain itu ada 3 orang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tengah melaksanakan tugas.
Tim DVI sudah menyampaikan bahwa 3 jenazah korban sudah teridentifikasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara 7 jenazah lain masih harus diidentifikasi karena baru diterima dari Tim SAR Gabungan siang tadi. Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa pihaknya butuh waktu 7 hari.
”Kalau seandainya nanti juga perlu pemeriksaan DNA dan lain sebagainya dengan bukti-bukti pembanding yang ada, itu tentu saja memakan waktu paling tidak sekitar satu minggu itu paling lama. Jadi, kami juga mohon sabar kepada keluarga korban,” kata Djuhandhani. (*/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sejauh ini, Tim SAR Gabungan sudah menyerahkan 11 bodypack atau kantong jenazah kepada Tim DVI di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Dari 11 bodypack itu, Basarnas telah mendapat informasi bahwa seluruhnya merupakan 10 jenazah. Sehingga berkesesuaian dengan jumlah korban dalam manifest penerbangan.
Saat kecelakaan terjadi, pesawat tersebut sedang dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Dalam penerbangan itu turut serta 7 orang kru, termasuk pilot dan kopilot. Selain itu ada 3 orang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tengah melaksanakan tugas.
Tim DVI sudah menyampaikan bahwa 3 jenazah korban sudah teridentifikasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara 7 jenazah lain masih harus diidentifikasi karena baru diterima dari Tim SAR Gabungan siang tadi. Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa pihaknya butuh waktu 7 hari.
”Kalau seandainya nanti juga perlu pemeriksaan DNA dan lain sebagainya dengan bukti-bukti pembanding yang ada, itu tentu saja memakan waktu paling tidak sekitar satu minggu itu paling lama. Jadi, kami juga mohon sabar kepada keluarga korban,” kata Djuhandhani. (*/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q