Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut telah mengalokasikan dana sekitar Rp20 triliun dalam APBN 2026 untuk program penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat tidak mampu. “Untuk tahun 2026 sudah siap. Rp20 triliun itu ada, sudah kita anggarkan,” kata Purbaya dalam kesempatan terpisah di Jakarta.
Rencana pemutihan ini diharapkan dapat meringankan beban jutaan peserta JKN yang kesulitan membayar iuran, sekaligus memperluas kepesertaan aktif dalam program jaminan kesehatan nasional. Meski demikian, pemerintah masih menunggu finalisasi kebijakan sebelum implementasi resmi diberlakukan. (dtc)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut telah mengalokasikan dana sekitar Rp20 triliun dalam APBN 2026 untuk program penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat tidak mampu. “Untuk tahun 2026 sudah siap. Rp20 triliun itu ada, sudah kita anggarkan,” kata Purbaya dalam kesempatan terpisah di Jakarta.
Rencana pemutihan ini diharapkan dapat meringankan beban jutaan peserta JKN yang kesulitan membayar iuran, sekaligus memperluas kepesertaan aktif dalam program jaminan kesehatan nasional. Meski demikian, pemerintah masih menunggu finalisasi kebijakan sebelum implementasi resmi diberlakukan. (dtc)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q