Thursday, April 3, 2025
30.7 C
Jayapura

Pakai Metode Gasing, Untuk Siswa dan Guru Madrasah

Gandeng Yohanes Surya, Kemenag Cetak Tiga Juta Ahli Matematika

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menggandeng matematikawan Prof Yohanes Surya untuk mencetak tiga juta ahli matematika dalam waktu satu tahun. Sasarannya adalah murid dan guru di madrasah. Berbekal metode Gasing dari Prof Yo, matematika diklaim tidak lagi jadi pelajaran horor.

Peresmian kerjasama Kemenag dengan Yohanes Surya dilakukan di MAN 4 Jakarta kemarin (16/10). Yaqut mengatakan kerjasama itu pengembangan dari diskusinya dengan Prof Yo beberapa waktu lalu. “Beliau ceritakan bagaimana matematika jadi aktivitas belajar yang asik. Matematika bukan lagi pelajaran yang berat,” kata dia.

Dia mengaku awalnya tidak percaya dengan metode Gasing ala Prof Yo itu. Bagaimana mungkin dalam 15 hari pelatihan, murid atau guru bisa menjadi asik dalam belajar matematika. Akhirnya dia sepakat menerapkannya untuk madrasah dengan target tiga juta murid dan guru. Program ini diselenggarakan dalam wujud kegiatan Madrasah Pandai Berhitung.

Baca Juga :  35 Pelajar Ikut Seleksi Program PPLPD Disparbudpora Mimika

“Kalau tidak tercapai yang salah Prof Yo,” katanya lantas tertawa. Namun Yaqut yakin dengan pengalamannya yang panjang, Prof Yo bisa mewujudkan target itu. Apalagi metode Gasing sudah teruji di lembaga pendidikan lain. Yaqut mengatakan metode Gasing ternyata hasil pengalaman Prof Yo mengajar matematika untuk anaknya. “Kalau kita ngajari anak (sendiri) malah jadi emosi,” sambung Yaqut.

Dia titip pesan ke Prof Yo beserta timnya, supaya dalam belajar matematika nanti tidak hanya soal berhitung. Tetapi juga bagaimana membangun logika. Karena baginya, di dalam setiap ilmu matematika ada kaitannya dengan kehidupan manusia. Orang yang jago matematika, juga terbiasa mengambil keputusan dengan kajian yang konstruktif.

Baca Juga :  Tim Rukyatul Hilal Siap Pantau Hilal Penentuan 1 Ramadan

Gandeng Yohanes Surya, Kemenag Cetak Tiga Juta Ahli Matematika

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menggandeng matematikawan Prof Yohanes Surya untuk mencetak tiga juta ahli matematika dalam waktu satu tahun. Sasarannya adalah murid dan guru di madrasah. Berbekal metode Gasing dari Prof Yo, matematika diklaim tidak lagi jadi pelajaran horor.

Peresmian kerjasama Kemenag dengan Yohanes Surya dilakukan di MAN 4 Jakarta kemarin (16/10). Yaqut mengatakan kerjasama itu pengembangan dari diskusinya dengan Prof Yo beberapa waktu lalu. “Beliau ceritakan bagaimana matematika jadi aktivitas belajar yang asik. Matematika bukan lagi pelajaran yang berat,” kata dia.

Dia mengaku awalnya tidak percaya dengan metode Gasing ala Prof Yo itu. Bagaimana mungkin dalam 15 hari pelatihan, murid atau guru bisa menjadi asik dalam belajar matematika. Akhirnya dia sepakat menerapkannya untuk madrasah dengan target tiga juta murid dan guru. Program ini diselenggarakan dalam wujud kegiatan Madrasah Pandai Berhitung.

Baca Juga :  PPATK Ungkap Transaksi Judi Online Sepanjang 2024 Mencapai Rp 283 Triliun

“Kalau tidak tercapai yang salah Prof Yo,” katanya lantas tertawa. Namun Yaqut yakin dengan pengalamannya yang panjang, Prof Yo bisa mewujudkan target itu. Apalagi metode Gasing sudah teruji di lembaga pendidikan lain. Yaqut mengatakan metode Gasing ternyata hasil pengalaman Prof Yo mengajar matematika untuk anaknya. “Kalau kita ngajari anak (sendiri) malah jadi emosi,” sambung Yaqut.

Dia titip pesan ke Prof Yo beserta timnya, supaya dalam belajar matematika nanti tidak hanya soal berhitung. Tetapi juga bagaimana membangun logika. Karena baginya, di dalam setiap ilmu matematika ada kaitannya dengan kehidupan manusia. Orang yang jago matematika, juga terbiasa mengambil keputusan dengan kajian yang konstruktif.

Baca Juga :  Gangguan Jaringan,  Pembayaran TPP dan TPG Terlambat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya