Thursday, March 12, 2026
26.4 C
Jayapura

TNI Pastikan Siaga 1 Pasca Perang Iran vs Israel dan AS Meletus

Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa instansinya hanya melaksanakan tugas sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) TNI. Dalam aturan tersebut, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

”Dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,” kata dia saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/3).Dalam surat telegram yang bersifat perintah tersebut, Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku panglima TNI menekankan tujuh poin. Satu, panglima komando utama operasi TNI menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di jajarannya dan melaksanakan patroli di objek vital strategis. ”Sentra perekonomian, bandara, pelabuhan laut, pelabuhan sungai, status kereta api, bus, PLN, dan lain-lain,” bunyi telegram itu.

Baca Juga :  Sah! Ahmad Muzani Resmi jadi Ketua MPR RI Periode 2024-2029

Dua, Komando Pertahanan Udara Nasional melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam. Tiga, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI memerintahkan atase pertahanan di negara yang terdampak untuk mendata dan memetakan serta merencanakan evakuasi WNI bila diperlukan.

”Berkoordinasi dengan Kemenlu, KBRI, dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah,” lanjut telegram tersebut. Empat, Kodam Jaya/Jayakarta melaksanakan patroli di tempat-tempat objek vital strategis dan kedutaan-kedutaan serta mengantisipasi perkembangan situasi dalam menjaga kondusifitas di wilayah DKI Jakarta.

Lima, satuan intelijen melaksanakan deteksi dini dan cegah dini adanya kelompok yang memanfaatkan perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah untuk membuat situasi di dalam negeri tidak kondusif. ”Enam, balakpus melaksanakan siaga di satuan masing-masing. Tujuh, laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi kepada panglima TNI pada kesempatan pertama,” tegas telegram tersebut. (*)

Baca Juga :  Papua Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem Tertinggi di Indonesia

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa instansinya hanya melaksanakan tugas sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) TNI. Dalam aturan tersebut, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

”Dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,” kata dia saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/3).Dalam surat telegram yang bersifat perintah tersebut, Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku panglima TNI menekankan tujuh poin. Satu, panglima komando utama operasi TNI menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di jajarannya dan melaksanakan patroli di objek vital strategis. ”Sentra perekonomian, bandara, pelabuhan laut, pelabuhan sungai, status kereta api, bus, PLN, dan lain-lain,” bunyi telegram itu.

Baca Juga :  Calon Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto: Saya Loyal kepada Presiden

Dua, Komando Pertahanan Udara Nasional melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam. Tiga, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI memerintahkan atase pertahanan di negara yang terdampak untuk mendata dan memetakan serta merencanakan evakuasi WNI bila diperlukan.

”Berkoordinasi dengan Kemenlu, KBRI, dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah,” lanjut telegram tersebut. Empat, Kodam Jaya/Jayakarta melaksanakan patroli di tempat-tempat objek vital strategis dan kedutaan-kedutaan serta mengantisipasi perkembangan situasi dalam menjaga kondusifitas di wilayah DKI Jakarta.

Lima, satuan intelijen melaksanakan deteksi dini dan cegah dini adanya kelompok yang memanfaatkan perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah untuk membuat situasi di dalam negeri tidak kondusif. ”Enam, balakpus melaksanakan siaga di satuan masing-masing. Tujuh, laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi kepada panglima TNI pada kesempatan pertama,” tegas telegram tersebut. (*)

Baca Juga :  Sah! Ahmad Muzani Resmi jadi Ketua MPR RI Periode 2024-2029

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya