Wednesday, May 29, 2024
24.7 C
Jayapura

Tak Punya Tambang, Papua Kedepankan Ekonomi Hijau dan Ekonomi Biru

JAYAPURA – Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 yang diadakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Senin (6/5) lalu. Presiden Jokowi mengharapkan Musrenbangnas menjadi penyambung agenda pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

Dengan demikian, program yang direncanakan tepat sasaran dan dirasakan masyarakat. Juga menjadi sekrup penyambung agenda pusat,

provinsi, kabupaten, dan kota agar semua inline, semuanya seirama dan tepat sasaran dan hasilnya betul betul dirasakan rakyat.

Pj Gubernur Papua, M Ridwan Rumasukun, mengatakan yang menjadi fokus pada Musrembangnas kemarin khusus untuk Papua sendiri masalah Inflasi, stunting, pengangguran terbuka dan kemiskinan ekstrem.

“Masalah Inflasi, stunting, pengangguran dan kemiskinan ekstrem harus kita jaga. Karena dunia menurut Presiden sedang tidak baik baik saja,” ucap Rumasukun, usai menghadiri rapat koordinasi pembahasan tahapan pencalonan gubernur dan wakil gubernur Papua Pilkada serentak tahun 2024, Selasa (7/5).

Baca Juga :  56 Calon Pelatih PPLP/PPLPD Masih Lanjut

JAYAPURA – Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 yang diadakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Senin (6/5) lalu. Presiden Jokowi mengharapkan Musrenbangnas menjadi penyambung agenda pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

Dengan demikian, program yang direncanakan tepat sasaran dan dirasakan masyarakat. Juga menjadi sekrup penyambung agenda pusat,

provinsi, kabupaten, dan kota agar semua inline, semuanya seirama dan tepat sasaran dan hasilnya betul betul dirasakan rakyat.

Pj Gubernur Papua, M Ridwan Rumasukun, mengatakan yang menjadi fokus pada Musrembangnas kemarin khusus untuk Papua sendiri masalah Inflasi, stunting, pengangguran terbuka dan kemiskinan ekstrem.

“Masalah Inflasi, stunting, pengangguran dan kemiskinan ekstrem harus kita jaga. Karena dunia menurut Presiden sedang tidak baik baik saja,” ucap Rumasukun, usai menghadiri rapat koordinasi pembahasan tahapan pencalonan gubernur dan wakil gubernur Papua Pilkada serentak tahun 2024, Selasa (7/5).

Baca Juga :  Sampaikan Permohonan Maaf, Ungkap Alasan Buat Podcast Demi Masyarakat Papua

Berita Terbaru

Artikel Lainnya