Wapres Gibran Minta Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jujur dan Terbuka

Namun, perhatian utama tertuju pada kondisi mata korban yang mengalami kerusakan serius akibat cairan kimia. Untuk menyelamatkan struktur penglihatan Andrie, tim dokter spesialis oftalmologi memutuskan untuk melakukan prosedur penutupan bola mata sementara. Prosedur ini bertujuan untuk melindungi area sensitif tersebut dari infeksi dan kerusakan lebih lanjut.

“Bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan,” jelas Yoga Nara, Kamis (9/4).

Yoga menambahkan, langkah medis ini tidak bersifat permanen, namun memerlukan waktu yang cukup lama dalam pemantauannya.

“Rencana penutupan mata ini akan dilakukan selama kurang lebih 4 hingga 6 bulan, dengan evaluasi berkala menggunakan USG mata untuk memantau perkembangan secara menyeluruh,” tambahnya.

Baca Juga :  Enam Tersangka Narkotika Siap Diajukan ke Meja Hijau

Kabar baiknya, hasil pemeriksaan USG menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata Andrie masih dalam kondisi utuh. Selain fokus pada mata, pada Selada (7/4), Andrie Yunus kembali naik ke meja operasi. Tim bedah plastik melakukan pembersihan sisa jaringan kulit mati di area leher belakang sekaligus melakukan cangkok kulit lanjutan.

Secara mental, Andrie disebut menunjukkan keteguhan yang luar biasa. Pihak RSCM menyatakan bahwa pasien bersikap kooperatif dan memiliki optimisme yang realistis terhadap kesembuhannya. Tim psikolog terus mendampingi Andrie dan keluarga untuk memastikan pemulihan berjalan secara komprehensif.Update Kasus: 4 Oknum TNI Diseret ke Oditurat Militer

Namun, perhatian utama tertuju pada kondisi mata korban yang mengalami kerusakan serius akibat cairan kimia. Untuk menyelamatkan struktur penglihatan Andrie, tim dokter spesialis oftalmologi memutuskan untuk melakukan prosedur penutupan bola mata sementara. Prosedur ini bertujuan untuk melindungi area sensitif tersebut dari infeksi dan kerusakan lebih lanjut.

“Bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan,” jelas Yoga Nara, Kamis (9/4).

Yoga menambahkan, langkah medis ini tidak bersifat permanen, namun memerlukan waktu yang cukup lama dalam pemantauannya.

“Rencana penutupan mata ini akan dilakukan selama kurang lebih 4 hingga 6 bulan, dengan evaluasi berkala menggunakan USG mata untuk memantau perkembangan secara menyeluruh,” tambahnya.

Baca Juga :  Mahfud MD Tegaskan Terorisme Tidak Selalu Bermotif Agama Tertentu

Kabar baiknya, hasil pemeriksaan USG menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata Andrie masih dalam kondisi utuh. Selain fokus pada mata, pada Selada (7/4), Andrie Yunus kembali naik ke meja operasi. Tim bedah plastik melakukan pembersihan sisa jaringan kulit mati di area leher belakang sekaligus melakukan cangkok kulit lanjutan.

Secara mental, Andrie disebut menunjukkan keteguhan yang luar biasa. Pihak RSCM menyatakan bahwa pasien bersikap kooperatif dan memiliki optimisme yang realistis terhadap kesembuhannya. Tim psikolog terus mendampingi Andrie dan keluarga untuk memastikan pemulihan berjalan secara komprehensif.Update Kasus: 4 Oknum TNI Diseret ke Oditurat Militer

Berita Terbaru

Artikel Lainnya