Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., meminta seluruh kepala kampung di 14 kampung yang ada di Kota Jayapura untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dan pelestarian kearifan lokal di masing-masing kampung.

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Menurutnya, dukungan anggaran yang mengalir ke kampung harus dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendorong pemberdayaan masyarakat serta mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing kampung.

  Ia meminta kepala kampung tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan sektor-sektor kearifan lokal dan potensi ekonomi masyarakat yang dapat dikembangkan.

Baca Juga :  Kunjungi MRP, Pj Gubernur Papua Dimintai Dokumen ASN OAP

  “Kepala kampung harus memperhatikan sektor-sektor kearifan lokal maupun potensi-potensi yang ada di masing-masing kampung. Anggaran yang mengalir ke kampung harus bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan dan pengembangan potensi masyarakat,” ujar Abisai Abisai disela kegiatan di Skouw, Sabtu (26/9).

  Menurutnya, setiap kampung memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, program dan penggunaan anggaran juga harus disesuaikan dengan kebutuhan serta keunggulan masing-masing kampung.

  Potensi tersebut, kata Abisai, dapat berupa UMKM lokal, kerajinan, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif maupun berbagai usaha masyarakat yang berbasis pada kearifan lokal.

“Ini merupakan kekayaan yang harus kita jaga, lestarikan dan kembangkan. Potensi lokal di masing-masing kampung merupakan aset yang sangat penting dan menjadi bagian dari karakteristik Kota Jayapura,” katanya.

Baca Juga :  Pelaku Jambret dan Pengedar Ganja di Kampung Harapan Dibekuk

  Abisai menegaskan, perhatian terhadap kearifan lokal merupakan salah satu bentuk keberpihakan Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat asli Port Numbay yang berada di 14 kampung.

   Karena itu, pembangunan kampung diharapkan tidak hanya mengejar pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu menjaga kelestarian budaya, memperkuat identitas masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga kampung.

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., meminta seluruh kepala kampung di 14 kampung yang ada di Kota Jayapura untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dan pelestarian kearifan lokal di masing-masing kampung.

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang harus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Menurutnya, dukungan anggaran yang mengalir ke kampung harus dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendorong pemberdayaan masyarakat serta mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing kampung.

  Ia meminta kepala kampung tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan sektor-sektor kearifan lokal dan potensi ekonomi masyarakat yang dapat dikembangkan.

Baca Juga :  Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

  “Kepala kampung harus memperhatikan sektor-sektor kearifan lokal maupun potensi-potensi yang ada di masing-masing kampung. Anggaran yang mengalir ke kampung harus bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan dan pengembangan potensi masyarakat,” ujar Abisai Abisai disela kegiatan di Skouw, Sabtu (26/9).

  Menurutnya, setiap kampung memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, program dan penggunaan anggaran juga harus disesuaikan dengan kebutuhan serta keunggulan masing-masing kampung.

  Potensi tersebut, kata Abisai, dapat berupa UMKM lokal, kerajinan, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif maupun berbagai usaha masyarakat yang berbasis pada kearifan lokal.

“Ini merupakan kekayaan yang harus kita jaga, lestarikan dan kembangkan. Potensi lokal di masing-masing kampung merupakan aset yang sangat penting dan menjadi bagian dari karakteristik Kota Jayapura,” katanya.

Baca Juga :  Penyelesaian Masalah Sosial Butuh Pendekatan Holistik dan Terintegrasi

  Abisai menegaskan, perhatian terhadap kearifan lokal merupakan salah satu bentuk keberpihakan Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat asli Port Numbay yang berada di 14 kampung.

   Karena itu, pembangunan kampung diharapkan tidak hanya mengejar pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu menjaga kelestarian budaya, memperkuat identitas masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga kampung.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya