JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (Uncen) terus berkomitmen memperkuat tata kelola lembaga melalui optimalisasi aset dan perluasan unit usaha produktif. Langkah strategis ini tidak hanya ditujukan untuk memperkokoh kemandirian finansial kampus secara berkelanjutan, tetapi juga untuk memberikan dampak langsung dan manfaat nyata bagi civitas akademika serta masyarakat luas di Papua.
Sebagai bentuk optimalisasi potensi internal, Uncen berencana meluncurkan unit bisnis baru yang bergerak di bidang percetakan. Unit usaha ini ditargetkan mulai beroperasi penuh dalam kurun waktu satu hingga dua bulan mendatang.
Nantinya, Percetakan Uncen diproyeksikan menjadi pusat pelayanan seluruh kebutuhan pencetakan karya ilmiah, skripsi, tesis, jurnal, penerbitan buku, hingga berbagai berkas administrasi dan dokumen resmi di lingkungan universitas.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit usaha percetakan ini akan menyerap seluruh potensi kebutuhan cetak-mencetak internal kampus yang selama ini belum terintegrasi dengan maksimal.
“Mungkin satu dua bulan ke depan ini kita sudah bisa launching lagi percetakan. Unit bisnis kita ini, Percetakan Universitas Cenderawasih. Nanti ke depannya semua skripsi, tesis, barang-barang cetakan Uncen, semua barang publikasi Uncen nantinya dapat dicetak di tempat itu,” ujar Ferdinand, di Uncen, Jumat (26/7).
Di samping fokus pada penguatan ekosistem bisnis internal, Uncen juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap dinamika masyarakat sekitar. Kampus tertua di tanah Papua ini berencana membangun fasilitas rumah singgah yang diperuntukkan bagi masyarakat umum, khususnya keluarga pasien yang tengah mendampingi kerabatnya berobat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura milik Kementerian Kesehatan.
JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (Uncen) terus berkomitmen memperkuat tata kelola lembaga melalui optimalisasi aset dan perluasan unit usaha produktif. Langkah strategis ini tidak hanya ditujukan untuk memperkokoh kemandirian finansial kampus secara berkelanjutan, tetapi juga untuk memberikan dampak langsung dan manfaat nyata bagi civitas akademika serta masyarakat luas di Papua.
Sebagai bentuk optimalisasi potensi internal, Uncen berencana meluncurkan unit bisnis baru yang bergerak di bidang percetakan. Unit usaha ini ditargetkan mulai beroperasi penuh dalam kurun waktu satu hingga dua bulan mendatang.
Nantinya, Percetakan Uncen diproyeksikan menjadi pusat pelayanan seluruh kebutuhan pencetakan karya ilmiah, skripsi, tesis, jurnal, penerbitan buku, hingga berbagai berkas administrasi dan dokumen resmi di lingkungan universitas.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit usaha percetakan ini akan menyerap seluruh potensi kebutuhan cetak-mencetak internal kampus yang selama ini belum terintegrasi dengan maksimal.
“Mungkin satu dua bulan ke depan ini kita sudah bisa launching lagi percetakan. Unit bisnis kita ini, Percetakan Universitas Cenderawasih. Nanti ke depannya semua skripsi, tesis, barang-barang cetakan Uncen, semua barang publikasi Uncen nantinya dapat dicetak di tempat itu,” ujar Ferdinand, di Uncen, Jumat (26/7).
Di samping fokus pada penguatan ekosistem bisnis internal, Uncen juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap dinamika masyarakat sekitar. Kampus tertua di tanah Papua ini berencana membangun fasilitas rumah singgah yang diperuntukkan bagi masyarakat umum, khususnya keluarga pasien yang tengah mendampingi kerabatnya berobat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura milik Kementerian Kesehatan.