Panen Perdana Sawah Rakyat, ABR Akui Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melaksanakan panen perdana padi program cetak sawah rakyat di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Sabtu (23/5). Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Pemkot Jayapura dalam mendukung program nasional ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah.

Panen perdana dipimpin langsung Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama jajaran pemerintah daerah, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBRMP) Papua, serta para petani setempat. Abisai Rollo menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat di Distrik Muara Tami merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Jayapura untuk memperkuat sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kita melaksanakan panen perdana padi yang ditanam tiga bulan lalu di Kelurahan Koya Timur. Ini merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang kita dukung di Kota Jayapura,” ujarnya.

Baca Juga :  BNNP Klaim Berhasil Turunkan Status Kerawanan Narkoba di Kota Jayapura

Saat ini, lahan cetak sawah rakyat yang telah disiapkan mencapai 100 hektare. Pemerintah Kota Jayapura bahkan membuka peluang pengembangan lahan hingga 1.000 hektare melalui kerja sama bersama para petani di wilayah Muara Tami.

“Kalau pengembangan ini bisa mencapai 1.000 hektare, maka akan sangat mendukung program nasional sekaligus membantu memenuhi kebutuhan beras di Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, kebutuhan beras masyarakat Kota Jayapura hingga kini masih banyak dipasok dari luar daerah. Karena itu, Distrik Muara Tami yang memiliki potensi lahan pertanian luas akan terus dikembangkan sebagai kawasan sentra pangan baru di Papua.

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melaksanakan panen perdana padi program cetak sawah rakyat di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Sabtu (23/5). Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Pemkot Jayapura dalam mendukung program nasional ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah.

Panen perdana dipimpin langsung Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama jajaran pemerintah daerah, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBRMP) Papua, serta para petani setempat. Abisai Rollo menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat di Distrik Muara Tami merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Jayapura untuk memperkuat sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kita melaksanakan panen perdana padi yang ditanam tiga bulan lalu di Kelurahan Koya Timur. Ini merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang kita dukung di Kota Jayapura,” ujarnya.

Baca Juga :  Waspada Marak Pencurian Meter Air!

Saat ini, lahan cetak sawah rakyat yang telah disiapkan mencapai 100 hektare. Pemerintah Kota Jayapura bahkan membuka peluang pengembangan lahan hingga 1.000 hektare melalui kerja sama bersama para petani di wilayah Muara Tami.

“Kalau pengembangan ini bisa mencapai 1.000 hektare, maka akan sangat mendukung program nasional sekaligus membantu memenuhi kebutuhan beras di Kota Jayapura,” kata Abisai.

Menurutnya, kebutuhan beras masyarakat Kota Jayapura hingga kini masih banyak dipasok dari luar daerah. Karena itu, Distrik Muara Tami yang memiliki potensi lahan pertanian luas akan terus dikembangkan sebagai kawasan sentra pangan baru di Papua.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya