Target Cetak Sawah Papua Berkurang Jadi 3.800 Hektare

   Dikatakan, program cetak sawah menjadi salah satu upaya Papua mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah. Lunanka memperkirakan, apabila pengembangan sawah mencapai sekitar 3.000 hektare dengan produktivitas rata-rata lima ton per hektare, potensi produksi dapat mencapai 15.000 ton.

  Sementara itu, kebutuhan konsumsi beras di delapan kabupaten dan satu kota di wilayah Papua diperkirakan mencapai lebih dari 80.000 ton. Dengan perbandingan tersebut, produksi dari lahan baru masih belum mencukupi kebutuhan beras masyarakat.

  Karena itu, pengembangan sawah perlu dilakukan secara bertahap, disertai peningkatan produktivitas dan pemilihan lokasi yang sesuai. Pemerintah berharap program cetak sawah rakyat dapat memperkuat pasokan pangan sekaligus mendorong Papua mencapai kemandirian beras pada 2028. (fia/tri)

Baca Juga :  Dua Jam Istri dan Anak Kadishub Dimintai Keterangan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

   Dikatakan, program cetak sawah menjadi salah satu upaya Papua mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah. Lunanka memperkirakan, apabila pengembangan sawah mencapai sekitar 3.000 hektare dengan produktivitas rata-rata lima ton per hektare, potensi produksi dapat mencapai 15.000 ton.

  Sementara itu, kebutuhan konsumsi beras di delapan kabupaten dan satu kota di wilayah Papua diperkirakan mencapai lebih dari 80.000 ton. Dengan perbandingan tersebut, produksi dari lahan baru masih belum mencukupi kebutuhan beras masyarakat.

  Karena itu, pengembangan sawah perlu dilakukan secara bertahap, disertai peningkatan produktivitas dan pemilihan lokasi yang sesuai. Pemerintah berharap program cetak sawah rakyat dapat memperkuat pasokan pangan sekaligus mendorong Papua mencapai kemandirian beras pada 2028. (fia/tri)

Baca Juga :  Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya