Kondisi ini terlihat salah satunya saat ia menyisir ruangan di Dinas Perindagkop Kota Jayapura. Rustan menyoroti masih banyaknya pegawai yang meletakkan botol minuman kemasan sekali pakai di atas meja kerja. Padahal, Pemerintah Kota Jayapura telah mengeluarkan kebijakan larangan penggunaan plastik sekali pakai demi mengurangi volume sampah plastik di Jayapura.
 Sebagai solusinya, Pemkot telah mengimbau seluruh pegawai untuk membawa wadah minuman sendiri (tumbler) atau memanfaatkan fasilitas air galon dan dispenser yang disediakan di setiap kantor.
Namun, saat Rustan mengecek langsung dispenser yang ada di lokasi, galon air yang terpasang ternyata dalam keadaan kosong. Sontak kondisi ini memicu pertanyaan dan mendapat perhatian serius dari Wakil Wali Kota.
 Menanggapi berbagai temuan tersebut, Rustan memberikan penegasan terkait etika pelayanan publik dan penguatan identitas budaya lokal. Ia meminta seluruh aparatur yang bertugas di garda depan pelayanan dan penerimaan tamu untuk wajib mengenakan atribut kebudayaan khas Kota Jayapura atau masyarakat Port Numbay. (jim/tri)
​
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
 Kondisi ini terlihat salah satunya saat ia menyisir ruangan di Dinas Perindagkop Kota Jayapura. Rustan menyoroti masih banyaknya pegawai yang meletakkan botol minuman kemasan sekali pakai di atas meja kerja. Padahal, Pemerintah Kota Jayapura telah mengeluarkan kebijakan larangan penggunaan plastik sekali pakai demi mengurangi volume sampah plastik di Jayapura.
 Sebagai solusinya, Pemkot telah mengimbau seluruh pegawai untuk membawa wadah minuman sendiri (tumbler) atau memanfaatkan fasilitas air galon dan dispenser yang disediakan di setiap kantor.
Namun, saat Rustan mengecek langsung dispenser yang ada di lokasi, galon air yang terpasang ternyata dalam keadaan kosong. Sontak kondisi ini memicu pertanyaan dan mendapat perhatian serius dari Wakil Wali Kota.
 Menanggapi berbagai temuan tersebut, Rustan memberikan penegasan terkait etika pelayanan publik dan penguatan identitas budaya lokal. Ia meminta seluruh aparatur yang bertugas di garda depan pelayanan dan penerimaan tamu untuk wajib mengenakan atribut kebudayaan khas Kota Jayapura atau masyarakat Port Numbay. (jim/tri)
​
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q