JAYAPURA – Persoalan sampah di kawasan muara Kali Acay di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, hingga kini masih menjadi tantangan. Meski Pemerintah Kota Jayapura telah mengerahkan Tim Kuning untuk melakukan pembersihan secara rutin, tumpukan sampah terus kembali muncul, akibat rendahnya kesadaran masyarakat.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan, kondisi saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya sampah menumpuk hingga ratusan meter, kini pembersihan rutin mampu mencegah penumpukan dalam skala besar.
“Bedanya dengan dulu, sekarang sudah ada Tim Kuning yang bekerja membersihkan kawasan itu dua kali dalam seminggu. Setelah hujan pun langsung dibersihkan lagi,” ujar Rustan Saru ke Cepos, Senin (20/7).
Meski demikian, upaya tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan secara tuntas. Sampah yang terbawa aliran sungai terus bermuara ke Teluk Youtefa, terutama setelah hujan deras.

Menurutnya, setiap kali sampah diangkut dan lokasi dibersihkan, tidak lama kemudian tumpukan baru kembali muncul. “Memang belum bisa selesai karena masyarakat masih belum sadar membuang sampah pada tempatnya. Baru dibersihkan, beberapa hari kemudian sudah penuh lagi,” katanya.
Ia mengungkapkan, setiap pekan Tim Kuning dapat mengumpulkan sekitar 100 karung sampah dari kawasan muara Teluk Youtefa. Sampah yang diangkat didominasi limbah plastik yang terbawa arus sungai, meski terdapat pula sedimen.
Karena itu, pemerintah berharap upaya pembersihan yang dilakukan secara rutin dapat didukung dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga pencemaran di kawasan Teluk Youtefa dapat berkurang.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q